Aji juga menjelaskan bahwa terdapat tiga cara pendaftaran yang dapat dilakukan masyarakat:
Melalui aplikasi Satu Sehat Mobile – Masyarakat dapat melihat jadwal dan lokasi Puskesmas terdekat untuk melakukan pemeriksaan.
Menggunakan chatbot WhatsApp di nomor 081110500567 – Chatbot ini akan memandu masyarakat dalam proses pendaftaran dengan cara yang mudah dan praktis.
Datang langsung ke Puskesmas – Bagi masyarakat yang tidak memiliki akses internet, cukup membawa KTP atau KK, dan petugas Puskesmas akan membantu proses pendaftaran.
“Dengan adanya program cek kesehatan gratis ini, pemerintah ingin mengubah paradigma layanan kesehatan dari pendekatan kuratif (mengobati setelah sakit) menjadi preventif (pencegahan). Deteksi dini penyakit dapat membantu penanganan lebih cepat dan mengurangi beban biaya kesehatan,” tutur Aji.
Untuk anak-anak usia sekolah, program ini juga mencakup pemeriksaan kesehatan bagi mereka yang berusia 7 hingga 17 tahun, termasuk siswa SD, SMP, dan SMA.
Pemeriksaan akan dilakukan setiap tahun ajaran baru di sekolah-sekolah.
Penjelasan Kemenkes Terkait Cek Kesehatan Gratis Tanpa BPJS
Juru Bicara Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Widyawati, menegaskan bahwa program cek kesehatan gratis ini dapat diakses oleh seluruh warga negara Indonesia, termasuk mereka yang tidak memiliki BPJS atau dengan status kepesertaan yang tidak aktif.
“Jadi, (program cek kesehatan gratis) ini sebetulnya untuk seluruh masyarakat, baik yang punya BPJS atau tidak punya BPJS,” kata Widyawati di Jakarta, Senin.
Petugas Puskesmas akan mengecek status kepesertaan BPJS masyarakat yang mendaftar dalam program ini.
Jika status BPJS mereka tidak aktif, mereka akan diarahkan untuk mengaktifkannya kembali.
“Kalau belum, nanti sama-sama dengan petugas Puskesmas akan didaftarkan menjadi (peserta) BPJS,” ujarnya.
Saat ini, layanan cek kesehatan gratis hanya tersedia di Puskesmas di seluruh Indonesia. Ke depannya, Kemenkes berencana menggandeng klinik swasta yang bermitra dengan
BPJS untuk berpartisipasi dalam program ini.
“Nanti bertahap akan mengajak klinik-klinik swasta yang sudah bekerja sama dengan BPJS. Makanya, tadi kalau misalnya (saat warga) daftar (program cek kesehatan gratis) belum ada (kepesertaan BPJS Kesehatan), yuk kami daftarkan ke BPJS,” imbuhnya.