YOKALBAR - Seorang pemuda asal Aceh menjadi korban pembunuhan di Jakarta, baru-baru ini.
Kuat dugaan, pelakunya merupakan seorang oknum Pasukan Pengaman Presiden (Paspamres).
Komandan Pasukan Pengamanan Presiden (Danpaspampres) Mayor Jenderal TNI Rafael Granada Baay angkat bicara terkait dugaan tersebut.
Baca Juga: INNALILLAHI Mantan Vokalis Payung Teduh Minta Fans Doakan Jon Kastella
Dikutip dari Tempo, Rafael mengungkapkan salah satu orang anggotanya kini sedang menjalani penyelidikan oleh Polisi Militer Kodam Jayakarta (Pomdam Jaya), atas dugaan keterlibatan penganiayaan terhadap seorang pemuda Aceh di Jakarta.
"Terkait kejadian penganiayaan, saat ini pihak berwenang yaitu Pomdam Jaya sedang melaksanakan penyelidikan terhadap dugaan adanya keterlibatan anggota Paspampres dalam tindak pidana penganiayaan," kata Rafael dikutip dari Tempo, Minggu 27 Agustus 2023.
Selain itu, terduga pelaku penganiayaan saat ini sudah ditahan di Pomdam Jaya untuk diambil keterangan dan kepentingan penyelidikan.
Baca Juga: Mengharukan! Alumni Akabri 1989 Gelar Bhakti Kesehatan dan Bhakti Sosial di Pengabidan 34 Tahun
Dirinya juga memastikan apabila benar-benar terbukti ada anggota Paspampres melakukan tindakan pidana seperti yang disangkakan, maka akan diproses secara hukum sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. (*)