YOKALBAR - Pegunungan di Makkah, Arab menghijau penuh dengan rerumputan. Unta-unta yang sebelumnya sulit mencari makan, kini lahap mengunyah rumput di tanah arab.
Belum lama ini, fenomena langka lainya pun terjadi. Air tampak mengalir menyerupai danau di tanah arab yang sebelumnya tandus.
Banyak masyarakat di Indonesia yang mengaitkan fenomena ini dengan peringatan hari akhir atau Kiamat.
Benarkan fenomena langka ini menjadi pertanda Kiamat?
Ustadz Adi Hidayat membahas fenomena Gunung Arab yang menghijau ini di channel Youtube resmi miliknya.
Menurut Ustadz Adi Hidayat, hanya Allah yang tahu tentang kapan terjadinya Kiamat. Hal ini, ia katakan, telah ada di Qur'an Surah Luqman Ayat 34.
Ustadz Adi Hidayat juga menerangkan dari berberapa hadist menyebutkan hari kiamat tidak akan terjadi sebelum melewati fase-fase tertentu (fase pertengahan).
Seperti, pasar mudah diakses, waktu semakin cepat, fitnah dan manipulasi meluas, hoax bertebaran.
Setelah fase ini, akan muncul peperangan dan banyak ulama meninggal, hingga orang-orang tidak kehilangan pegangan.
Hingga kepuncaknya yakni lebih banyak peperangan terjadi dan fokus manusia tidak ke perawatan (alam), banyak korban, perempuan kehilangan suami dan sebagainya.
Sampai nantinya bumi arab menghijau, banyak sungai dan lain sebagainya.
Fase-fase ini, Ustadz Adi Hidayat nantinya akan mengantarkan ke fase akhir.
"Artinya belum ke tanda-tanda besar, dan tidak harus kita fokus ke tanda besar. Kita ada di era itu, artinya tantangan maksiatnya tinggi," terang Ustadz Adi Hidayat.