YOKALBAR, OLAHRAGA - Akademi Sepakbola Garudayaksa baru saja melangsungkan nota kesepahaman dengan Aspire Academy Qatar, sebuah momen yang penuh makna di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, pada hari Senin (8/1).
Penandatanganan perjanjian ini merupakan langkah bersama antara pendiri Akademi Sepakbola Garudayaksa, Prabowo Subianto, dan perwakilan dari Aspire, yang dilakukan dengan penuh semangat di tengah-sela latihan tim U-20.
Dalam acara tersebut, sejumlah tokoh penting dari PSSI turut hadir, mulai dari Ketua Umum Erick Thohir, Wakil Ketua Umum Zainudin Amali, anggota Exco Arya Sinulingga, Sumardji, Sekjen Yunus Nusi, hingga pelatih tim U-20, Indra Sjafri.
Baca Juga: Bocah Tenggelam di Dayang Resort, Dinas Pariwisata Singkawang Ingatkan Pengelola
Baca Juga: Sebanyak 251 Calon Pengawas TPS Ikuti Tes Wawancara Di Panwaslu Kecamatan Tebas
Prabowo Subianto berbagi kesan usai penandatanganan kerja sama ini, "Baru saja saya menandatangani perjanjian kerjasama dengan Mr. Ivan Bravo dari Aspire Academy Qatar. Aspire Academy merupakan akademi sepakbola yang telah terbukti menjadi yang terkemuka. Dengan fasilitas yang luar biasa dan pengalaman mereka selama hampir 19 hingga 20 tahun, mereka telah mengembangkan metode pembinaan sepakbola yang modern."
"Mr. Bravo, yang berasal dari Spanyol dan memiliki pengalaman panjang di Real Madrid, turut serta dalam kesepakatan ini. Melalui kerjasama ini, kami berharap dapat membentuk sebuah akademi sepakbola yang fokus pada pembinaan pemain muda, terutama kategori U-17, dan bahkan ke depannya U-14 dan U-15. Kita berharap, dalam waktu lima tahun, pemain-pemain hasil pembinaan kami sudah siap bersaing di tingkat nasional," tambahnya.
Prabowo menilai Aspire Academy sebagai salah satu pusat pelatihan sepakbola terkemuka dengan fasilitas yang sangat baik. Melalui kolaborasi ini, Prabowo berharap dapat mengadopsi pola pengelolaan yang telah terbukti sukses dari Aspire dan mengaplikasikannya di Akademi Sepakbola Garudayaksa.
Erick Thohir menambahkan, "Prabowo adalah individu yang memiliki komitmen tinggi untuk memajukan sepakbola Indonesia. Figur seperti beliau tidaklah banyak. Terima kasih atas kepercayaannya."
Erick juga memberikan apresiasi kepada Prabowo yang telah berkontribusi besar untuk memajukan persepakbolaan nasional. "Kami di PSSI tidak bisa bekerja sendirian. Kolaborasi seperti yang pernah terjadi antara Inter Milan dan Aspire, termasuk laga uji coba melawan PSG, adalah contoh bagus. Kerja sama ini akan membawa dampak positif bagi Aspire dan Indonesia."
Erick memahami bahwa pembentukan timnas Indonesia dengan pemain berkualitas membutuhkan waktu. Oleh karena itu, langkah yang diambil oleh Prabowo dinilai sebagai upaya yang tepat untuk membantu mengembangkan para pemain muda Indonesia agar dapat bersaing di tingkat internasional.
Erick yakin bahwa sepakbola Indonesia memiliki potensi untuk bangkit, seperti yang telah terjadi dengan Qatar, yang awalnya tidak dikenal dalam dunia sepakbola namun kini menjadi salah satu negara dengan fasilitas lengkap dan pemain berbakat.
Artikel Terkait
UPDATE - Asal Pontianak, Anak 6 Tahun yang Tenggelam di Kolam Renang Dayang Resort Singkawan Dikenal Rajin Salat
Sebanyak 251 Calon Pengawas TPS Ikuti Tes Wawancara Di Panwaslu Kecamatan Tebas
3 Oknum TNI Diduga Terlibat Kasus Curanmor, Petugas Amankan 49 Mobil dan 215 Sepeda Motor Sebagai Barang Bukti
Bocah Tenggelam di Dayang Resort, Dinas Pariwisata Singkawang Ingatkan Pengelola