Dalam proses gol ini, melibatkan aksi pemain Laos, Damoth Thongkhamsavath yang memenangi duel melawan Dony Tri Pamungkas di kotak penalti.
Sekilas bola sudah melewati garis lapangan saat Thongkhamsavath menguasai bola, lalu dioper ke Phanthavong untuk selesaikan menjadi gol.
Sayangnya pilihan jumlah kamera untuk bisa melihat bola sudah atau belum keluar dari lapangan tidak banyak. Hiroki Kasahara selaku wasit pertandingan juga mengesahkan gol tersebut.
Hal ini yang turut memunculkan kontroversi pada gol ketiga yang dicetak Laos ke gawang Timnas Indonesia.
Pelanggaran Hanthavong ke Asnawi di Kotak Penalti
Kontroversi kedua terjadi pada penghujung laga Indonesia vs Laos. Tepatnya, saat bek Timnas Indonesia, Asnawi Mangkualam yang masuk sebagai pemain pengganti dengan jelas dilanggar oleh pemain Laos, Sengdaovy Hanthavong.
Asnawi dilanggar saat melakukan penetrasi di kotak penalti yang dijaga skuad Laos. Laju pemain Port FC itu tampak dihentikan dengan sengaja oleh Hanthavong di kotak 16 pas.
Namun, sang pengadil tidak melihatnya sebagai pelanggaran. Hiroki Kasahara tetap melanjutkan permainan dan tidak berselang lama meniup peluit panjang tanda berakhirnya babak kedua.
Dua kontroversi ini menjadi warna dari kegagalan Timnas Indonesia mengamankan tiga poin melawan Laos di kandang sendiri.
Tambahan satu poin ini membuat Garuda memuncaki klasemen sementara Grup B dengan mengemas empat poin dari dua pertandingan Piala AFF 2024.*
Artikel Terkait
Liga Voli Korea - Pevoli Indonesia Megawati Hangestri Pertiwi itu menang telak atas IBK Altos
Ganasnya Megatron Tak Ada Obat, Red Sparks Menyala Gulung IBK Altos 3 Set Langsung
Timnas Putri Indonesia Full Senyum Usai Kandaskan Kamboja di Final AFF 2024, Intip Sederet Rekor yang Ciptakan Sejarah Baru
Info Titik Kumpul! Netizen Indonesia Berang ke Hein Phyo Win, Pemain Myanmar yang Tendang Bola ke Kepala Marselino di Piala AFF 2024
Sempat Sesumbar Cara Matikan Lemparan Arhan, Pelatih Laos Geleng Kepala Usai Skuadnya Kelimpungan dengan Strategi Bola Mati Garuda