YOKALBAR - Ivar Jenner bicara blak-blakan mengenai proses naturalisasinya. Pemain keturunan yang bermain di FC Utrecht ini mengaku proses naturalisasi sedikit tertunda paska pergantian ketua umum PSSI.
Hal ini disampaikannya ketika diwawancarai oleh Yussa Nugraha di akun youtube @nugrahayussa.
Ivar Jenner mengaku belum bicara secara langsung dengan ketua umum PSSI yang baru, Erick Thohir, dirinya hanya sering berkomunikasi dengan salah satu orang yang dipercaya PSSI pada periode sebelumnya dalam mengurus pemain keturunan yakni Hamdan Hamedan.
Ivar Jenner berharap proses naturalisasi dapat selesai sebelum Piala Dunia U20 berlangsung di Indonesia.
Baca Juga: Mesin Jahit Rumput Tiba di Indonesia untuk Permak Lapangan Stadion Piala Dunia U 20
Baca Juga: Justin Hubner Dipanggil Dua Timnas Sekaligus, Pilih Belanda atau Indonesia?
“Saya akan memberikan yang terbaik,” kata Ivar Jenner
Ivar Jenner menceritakan pengalamannya ketika latihan bersama Timnas Indonesia U20 saat training camp di Turki dan Spanyol.
Kata Ivar Jenner dirinya harus beradaptasi dengan pola pelatihan dan taktik yang diusung oleh coach Shin Tae Yong yang mengedepankan aliran bola progresif kedepan.
“Kalau di Belanda kita lebih tenang, jika sulit kedepan kita akan kebelakang terlebih dahulu untuk Build Up,” kata Ivar Jenner
Namun dia tidak mempermasalahkan perbedaan taktik tersebut. “Saya jadi belajar juga di Timnas.” katanya.
Ivar Jenner mengaku selain dekat dengan Justin Hubner pemain Wolves U21, lantaran sempat sama-sama sepekan di Indonesia ketika mengurus berkas naturalisasi. Dirinya juga dekat dengan pemain lain.
Baca Juga: Diduga Oknum Nakes Perolok Pelayanan Pasien BPJS, Bikin Gempar Media Sosial
Artikel Terkait
Egy Maulana Vikri dari Slovakia ke Dewa United FC, Berikut Alasan Winger Timnas tersebut 'Pulang Kampung'
Fiji Pulangkan Pemainnya yang Kasari Pemain Timnas Indonesia
Timnas U20 Tampil Buruk pada Babak Pertama Kontra Iraq di AFC U20 Asian Cup
FIFA Rapat di Rwanda, Erick Thohir Boyong Ratu Tisha dan Exco PSSI
Justin Hubner Dipanggil Dua Timnas Sekaligus, Pilih Belanda atau Indonesia?