YOKALBAR - Proses pembangunan replika Jembatan Kapuas (JK) I masih berlangsung. Saat ini, tahap pembangunan sudah mencapai 80,4 persen. Edi Rusdi Kamtono, Walikota Pontianak, menjelaskan bahwa semua jenis material bangunan sudah tersedia di lokasi konstruksi.
Dari pemantauannya, proses pembangunan berjalan sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan. Ia berharap bahwa replika JK I akan beroperasi pada akhir tahun.
"Semoga cuaca mendukung dan pembangunannya dapat diselesaikan lebih cepat," ujarnya setelah menginspeksi proses pembangunan pada hari Senin, 25 September 2023.
Baca Juga: Dishub Singkawang Sosialisasikan Denda Retribusi Dihapus 17 September hingga 17 Oktober
Baca Juga: BRI Samarinda Bantah Keteledoran Pengawasan di Kasus KUR, Sumeslian : Pelaku Disanksi Tegas
Pembangunan replika JK I akan disertai dengan perencanaan perbaikan lalu lintas di sekitar wilayah jembatan. Saat ini, pihak berwenang sedang menyusun rencana jangka pendek untuk mengatasi lalu lintas setelah JK I beroperasi.
Edi menjelaskan bahwa perbaikan lalu lintas akan dimulai dari simpang Hotel Garuda hingga Jalan Gusti Situt Mahmud dan diharapkan akan selesai pada tahun 2025. Ia yakin bahwa dengan adanya replika JK I dan perbaikan lalu lintas ini, kemacetan akan berkurang.
"Kemudian akan ada perbaikan khusus di persimpangan serta langkah-langkah keamanan di jalan. Pada tahun depan, Balai Jalan akan merencanakan perubahan geometri jalan mulai dari simpang Garuda hingga Jalan Gusti Situt Mahmud. Dari situ, akan ada dua jalur," tambahnya.
Handiyana, Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Kalimantan Barat, menjelaskan bahwa JK I memiliki tujuh bentang dengan panjang masing-masing 60 meter. Jadi, panjang total jembatan ini sekitar 430 meter dengan lebar 9 meter. Saat ini, proses pemasangan baja struktur sedang berlangsung.
"Ini sedang berjalan sesuai rencana, kita hanya bisa berharap yang terbaik. Semoga pada bulan Desember sudah terhubung, sehingga masyarakat Pontianak bisa melihat jembatan ini dalam keadaan lengkap. Penyelesaian sepenuhnya pada bulan Maret 2024, tetapi akan terhubung pada bulan Desember tahun ini," jelasnya.
Artikel Terkait
BRI Samarinda Bantah Keteledoran Pengawasan di Kasus KUR, Sumeslian : Pelaku Disanksi Tegas
Erick Thohir Ungkapkan Kasih Sayang Kepada Anaknya Di Roadshow The Girl Fest Surabaya 2023
2706 Keluarga Penerima Manfaat di Singkawang Utara Terima Beras 1o Kilogram
Dishub Singkawang Sosialisasikan Denda Retribusi Dihapus 17 September hingga 17 Oktober