YOKALBAR - Sebanyak 23 Mahasiswa dari Institut Keguruan Ilmu Pendidikan (IKIP) PGRI Pontianak mengikuti kegiatan Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) di Kecamatan Pontianak Barat.
Puluhan Mahasiswa dari Jurusan Matematika, TIK, Bahasa Inggris, Bahasa Indonesia, Biologi dan Bimbingan Konseling (BK) ini melakukan berbagai kegiatan selama 21 hari saat KKM tersebut.
Mulai dari membantu kerja bakti bersama masyarakat setempat, memberikan bimbingan belajar ke anak-anak, melakukan penghijauan lingkungan, hingga membantu penanggulangan bencana DBD.
Kegiatan KKM para Mahasiswa IKIP PGRI Pontianak ini dibimbing secara langsung oleh dua dosen pembimbing berkompeten, yakni Dr. Herlina, M.Pd. dan Dr. Uray Herlina M.PD.
Herlina menjelaskan, kegiatan KKM ini bertujuan untuk memberikan pengalanan secara langsung yang bermanfaat bagi Mahasiswa dan Masyarakat.
Selain itu, mahasiswa dapat melatih komunikasi serta bersosialiasasi dengan Masyarakat khususnya di kecamatan Pontianak Barat.
Baca Juga: Kehadiran Suporter Lokal Menjadi Sorotan, Tentang Final Piala Dunia U-17 2023 di Indonesia
"KKM di Kecamatan Pontianak Barat ini bertujuan mengimplementasikan program kerja berbasis pendidikan, kesehatan, dan lingkungan. Progja KKM berbasis pendidikan di bawah naungan IKIP PGRI Pontianak yang di tujukan kepada masyarakat dengan sasaran Siswa yang ada di Panti Asuhan dan Sekolah,” jelas Herlina.
Sementara Kepala Kantor Kecamatan Pontianak Barat, Ibrahim begitu mengapresiasi kegiatan KKM para Mahasiswa IKIP PGRI Pontianak ini.
"Kami sangat mengapresiasi kegiatan KKM yang diadakan di Kecamantan Pontianak Barat oleh mahasiswa IKIP PGRI Pontianak," ungkap Ibrahim.
Untuk diketahui, kegiatan KKM ini dimulai dengan sosialisasi oleh Mahasiswa kepada masyarakat. Mereka dibagi menjadi dua kelompok dan menyasar ke Kelurahan Pal 5 dan Sungai Jawi Luar.
Usai sosialisasi tentang Kampus IKIP PGRI Pontianak, mereka langsung bekerjasama dengan pihak Puskemas Perumnas II untuk pembagian Abate dan penyuluhan dari pihak puskesmas tentang penanggulangan bencana DBD ke setiap rumah warga. Kegiatan ini dihadiri secara langsung oleh Wali Kota Pontianak, Edi Kamtono dan camat Pontianak Barat beserta jajarannya.
Artikel Terkait
Timnas Jerman U-17 vs Timnas Prancis U-17: Drama Final Piala Dunia U-17 2023 Pertandingan Penuh Tegang hingga Adu Penalti
Yansyah Pemeran Haji Dolah Film Kembang Polaria Dikabarkan Meninggal Saat Pesta Perkawinan
Kehadiran Suporter Lokal Menjadi Sorotan, Tentang Final Piala Dunia U-17 2023 di Indonesia
Bawang Putih Memiliki Banyak Khasiat Bagi Kesehatan Tubuh Manusia
Bayar se-Ikhlasnya, Puluhan Barber Buka Jasa Cukur Rambut di Taman Digulis Pontianak Dalam Aksi Bela Palestina Bersama Rumah Zakat