YOKALBAR - Badan Penelitian dan Pengembangan Provinsi Kalimantan Barat melaksanakan Rapat Koordinasi Tim Penyusun RIPJ PID Provinsi Kalimantan Barat 2025 - 2029 bertempat di Ruang Rapat Balitbang, Kamis (20/06/2024).
Rapat dipimpin oleh Kepala Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Balitbang Provinsi Kalbar Dr. Abdul Haris Fakhmi, S.T., M.T. dan dihadiri oleh seluruh Peneliti dan Perekayasa serta Analis Kebijakan
Point-point yang dibahas dan didiskusikan antara lain penyamaan persepsi dalam setiap Bab RIPJ dan regulasi tentang PUD serta penyamaan persepsi permasalahan utama daerah yang sudah ditentukan. Isu strategis RPJPD dan KLHS diturunkan menjadi isu strategis di dalam RIPJPID diantaranya isu strategis sudah masuk ke RPD, contohnya Tata Kelola Pemerintahan, ada Inovasi berupa Sariva.
Selain isu-isu diatas, Kajian Isu strategis/Permasalah Utama daerah tahun 2025-2029 yang perlu diperhatikan, diantaranya Isu strategis dari Kualitas Kehidupan Masyarakat, apa isu strategis yang difokuskan di RIPJPID harus dirumuskan, misalnya fokusnya ke Kemiskinan, atau peningkatan IPM.
Untuk memacu capaian pembangunan perlu PUD skala besar, maka PUD perlu bikin dua klaster. Selain itu, pembahasan juga mengusulkan tema yaitu ”Meningkatkan Peran Riset dan Inovasi Untuk Mewujudkan Kalbar Maju, Sejahtera, dan Berkelanjutan di Tahap Penguatan Transformasi Fondasi”. (*)
Artikel Terkait
Pj Wako Pontianak Beri Peringatan Keras Kepada Para Pemain Layangan Jika Bahayakan Penerbangan
Jelang Plant Outage Mean Inspection di PLTU Bengkayang Unit 2, PLN UBP Singkawang Bersama UBH Area 3.1 Singkawang Doa Bersama dan Santuni Anak Yatim
BPBD Jelaskan Mekanisme Penggunaan Helikopter Water Bombing, Tidak Bisa Sembarangan Digunakan, Berikut SOP-nya
Pihak Perkebunan Harus Responsif Jika Terjadi Karhutla Di Areanya
Deklarasi Pengawasan Partisipatif, Bawaslu Sambas Ajak Tokoh Agama, Masyarakat, Adat Dan Budaya Untuk Aktif Awasi Pilkada 2024