YOKALBAR - Deputi Bidang Sumber Daya Manusia Ilmu Pengetahuan dan Teknologi, BRIN selenggarakan Sosialisasi Layanan SDMI dalam rangka mewujudkan ekosistem penelitian dan inovasi nasional bertempat di Ruang Praja II Kantor Gubernur Kalbar, Senin (04/12/2023).
Kegiatan tersebut dibuka oleh Kepala Bidang Sosial dan Pemerintahan Balitbang Provinsi Kalbar Drs. Suyanto, M.Si dan dibawakan oleh Tim BRIN sebanyak 7 (tujuh) orang.
Adapun undangannya terdiri dari Balitbang Provinsi Kalbar, Bappeda Provinsi Kalbar, BKD Provinsi Kalbar, Biro Organisasi Setda Provinsi Kalbar,BPSDM Provinsi Kalbar, Dinas LH Kota Pontianak, Dinas Koperasi dan UMKM Kota Pontianak, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Pontianak, Perwakilan Pengurus PPI Kalbar, Politeknik Negeri Sambas, LPPM Untan Pontianak, LPPM Ummuh Pontianak, LPPM Panca Bhakti Pontianak, LPPM IKIP PGRI Pontianak, LPPM Politeknik Negeri Pontianak.
Baca Juga: Balitbang Kalbar Bahas Analisa Pengaruh Keuntungan Finansial Terhadap Lingkungan Hidup
Dalam sosialisasi yang disampaikan BRIN, bahwa dalam rangka mewujudkan ekosistem riset dan inovasi nasional yang mampu menghasilkan luaran riset yang berdaya saing di level global dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) membuka peluang kolaborasi aktivitas riset dengan berbagai pihak, termasuk Bayangkan, mahasiswa, maupun periset SDM pada unit kerja penelitian, pengembangan, pengakajian, dan penerapan (litbangjirap) di daerah.
Saat ini Deputi Bidang SDM Iptek sebagai salah satu unit kerja yang mengelola berbagai skema program mobilitas periset yang diperuntukkan bagi dosen, mahasiswa, dan pelaku penelitian lainnya. Program ini diselenggarakan sejalan dengan peran yang diemban oleh BRIN dalam mengoordinasikan manajemen talenta nasional bidang penelitian dan inovasi.
Selain itu, BRIN berupaya mengoptimalkan kepakaran pada berbagai bidang ilmu yang dimiliki untuk mengembangkan kompetensi sesuai kebutuhan spesifik sumber daya manusia di bidang penelitian dan inovasi.
Baca Juga: Badan Penelitian dan Pengembangan Kalbar Bahas Isu Strategis RIPJ PID
Untuk itu banyak tawaran yang diberikan berbagai aspek kerjasama, diantaranya kerjasama riset dan pengembangan SDM melalui pelatihan-pelatihan yang dikelola BRIN, sehingga peluang tersebut dapat dimanfaatkan bagi ASN Pemerintah dan Akademisi untuk dapat mengambil kesempatan tersebut. (*)
Artikel Terkait
BPBD Jelaskan Mekanisme Penggunaan Helikopter Water Bombing, Tidak Bisa Sembarangan Digunakan, Berikut SOP-nya
Pihak Perkebunan Harus Responsif Jika Terjadi Karhutla Di Areanya
Deklarasi Pengawasan Partisipatif, Bawaslu Sambas Ajak Tokoh Agama, Masyarakat, Adat Dan Budaya Untuk Aktif Awasi Pilkada 2024
Badan Penelitian dan Pengembangan Kalbar Bahas Isu Strategis RIPJ PID
Balitbang Kalbar Bahas Analisa Pengaruh Keuntungan Finansial Terhadap Lingkungan Hidup