YOKALBAR SAMBAS - Satreskrim Polres Sambas terus mengintensifkan patroli siber di berbagai platform media sosial dan media online.
Patroli siber ini dilakukan untuk mencegah tindak kejahatan digital, terutama selama Pilkada 2024.
Kapolres melalui Kasat Reskrim Polres Sambas, AKP Rahmad Kartono, mengatakan fokus utama dalam pelaksanaan patroli siber itu adalah mengidentifikasi konten-konten berbahaya seperti hoaks, provokasi, dan ujaran kebencian.
Baca Juga: 45 Anggota DPRD Sambas Dilantik, Berikut Daftarnya
Baca Juga: Kembali Dilantik, Ferdinan Syolihin Ucapkan Terima Kasih Atas Dukungan Seluruh Masyarakat
"Kami melakukan pemantauan di berbagai platform baik media online dan juga media sosial seperti Facebook, Instagram, YouTube, hingga TikTok," ujar Rahmad kepada awak media, Selasa, 10 September 2024.
Pemantauan di media sosial ini terus dilakukan untuk memastikan agar tidak ada konten-konten yang dapat mengganggu stabilitas Pilkada, seperti hoaks dan ujaran kebencian.
Rahmad menambahkan, intensitas patroli siber akan terus ditingkatkan. Ia berharap, kejahatan siber dapat ditekan sehingga keamanan dan ketertiban selama Pilkada di Kabupaten Sambas tetap terjaga.
"Kami mengimbau masyarakat agar bijak dalam menggunakan media sosial, tidak mudah terprovokasi, dan selalu memverifikasi setiap informasi yang diterima sebelum menyebarkannya," imbau Rahmad.
Artikel Terkait
Sudah Bersahabat Lebih dari 40 Tahun, Prabowo Kunjungi Raja Malaysia Sultan Ibrahim
Empat Periode Jadi Dewan, Bui Kiong Komitmen Lanjutkan Pembangunan
Kembali Dilantik, Ferdinan Syolihin Ucapkan Terima Kasih Atas Dukungan Seluruh Masyarakat
Hadiri Pelantikan DPRD Sambas, Bupati Satono Bacakan Sambutan Mendagri
45 Anggota DPRD Sambas Dilantik, Berikut Daftarnya