MABM Sambas Gelar Seminar Internasional

photo author
Saputra Yokalbar, YoKalbar
- Rabu, 30 Oktober 2024 | 18:16 WIB
Seminar Internasional Alam Melayu yang bertajuk Rethinking Borneo Sultanate Networks – Sambas International Experience, bertempat di Rumah Adat Melayu Kabupaten Sambas, pada Rabu (30/10/2024). (yokalbar )
Seminar Internasional Alam Melayu yang bertajuk Rethinking Borneo Sultanate Networks – Sambas International Experience, bertempat di Rumah Adat Melayu Kabupaten Sambas, pada Rabu (30/10/2024). (yokalbar )

YOKALBAR SAMBAS --Majelis Adat Budaya Melayu (MABM) Kabupaten Sambas menggelar Seminar Internasional Alam Melayu yang bertajuk Rethinking Borneo Sultanate Networks – Sambas International Experience.

Dalam seminar ini, pihak panitia menghadirkan sejumlah pemateri dan tamu dari berbagai negara. Diantaranya Malaysia, Thailand, Singapore, Brunei Darussalam.

Baca Juga: KPU Singkawang Terima Logistik Pilkada 2024

Baca Juga: BPBD Sambas Apresiasi Latihan Gabungan yang Digelar BASARNAS

Selain itu, juga dihadiri Tuanku Putra Daeng Sahwa Rizal, Pewaris Sultan Melaka Riau Darul Islam ke 45 dari Negara Malaysia. Kegiatan ini dilaksanakan di Rumah Adat Melayu Kabupaten Sambas, pada Rabu (30/10/2024).

Ketua MABM Kabupaten Sambas, Misni Safari mengatakan kegiatan ini dalam upaya untuk menggali jaringan kerajaan sambas di borneo dengan menghadirkan pemateri dari beberapa negara.

“Kami berharap seminar yang digelar dapat memberikan manfaat dan pencerahan kepada masyarakat sambas akan pentingnya sejarah,” harapnya.

Penasehat MABM Kabupaten Sambas, H Subhan Nur merasa bersyukur dengan keberhasilan Seminar International Alam Melayu yang telah dilakukan MABM Kabupaten Sambas.

“Saya mengucapkan rasa syukur dan apresiasi karena seminar international ini bisa menghadirkan pemateri dari empat negara,” ucapnya.

Menurutnya, seminar melayu ini merupakan tonggak sejarah, bagi Kabupaten Sambas, dengan harapan bisa diteruskan generasi kedepannya.

Subhan berharap seminar tersebut bisa digilir disetiap negara dalam upaya menyatukan silaturahmi sebagai bangsa melayu.

“Seminar melayu yang turut mengumpulkan para intelektual tersebut diharapkan bisa mengangkat kembali kejayaan melayu di nusantara,” harapnya.

Sementara Pewaris Tahta Kesultanan Sambas, Pangeran Ratu Muhammad Tarhan mengapresiasi seminar international yang digelar mabm Kabupaten Sambas. Pasalnya, seminar tersebut merupakan seminar pertama kali digelar di Kabupaten Sambas dengan berbagai negara.

“Seminar ini mencetak sejarah, untuk Kabupaten Sambas karena telah menghadirkan pemateri dari empat negara serumpun,” ungkapnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Saputra Yokalbar

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Terpopuler

X