Puluhan Siswa SD dari Plus Gembala Baik Pontianak Belajar Bertani di Kebun Ayp Bertani

photo author
Sulandra, YoKalbar
- Rabu, 30 April 2025 | 09:26 WIB

YOKALBAR - Pada hari Selasa, 28 April 2025, sebanyak 68 anak-anak dari SD Plus Gembala Baik Pontianak Pontianak dan 6 orang guru pembimbing melakukan kunjungan belajar ke Kebun Ayo Bertani yang dikelola oleh Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Kalimantan Barat. Kunjungan ini bertujuan untuk mengenalkan dunia pertanian sejak dini kepada anak-anak dengan cara yang menyenangkan dan interaktif.

Setibanya di kebun, anak-anak disambut hangat oleh para penyuluh pertanian serta petugas kebun. Dengan penuh semangat, para penyuluh memberikan penjelasan tentang berbagai jenis tanaman sayur dan buah-buahan yang tumbuh di Kebun Ayo Bertani. Antusiasme anak-anak terlihat jelas saat mereka mendengarkan penjelasan dan melihat langsung aneka tanaman yang ada di sana.

Selain mengenal tanaman secara langsung, anak-anak juga mendapat kesempatan untuk belajar tentang sistem pertanian hidroponik. Para petugas kebun memberikan penjelasan sederhana namun menarik mengenai cara bercocok tanam tanpa menggunakan tanah. Tak hanya teori, anak-anak juga diajak untuk mencoba langsung bagaimana cara menanam dan merawat tanaman . Kegiatan praktik ini memberikan pengalaman berharga yang menambah wawasan mereka tentang dunia pertanian modern.

Baca Juga: Hadiri Mursenbang Kota Singkawang, Ria Norsan Dorong Sinergi Tingkatkan Kesejahteraan

Melalui kunjungan ini, anak-anak SD Gembala Baik Pontianak tidak hanya mendapatkan ilmu baru, tetapi juga merasakan pengalaman langsung yang menyenangkan. Diharapkan, kegiatan seperti ini dapat menumbuhkan minat anak-anak terhadap dunia pertanian sejak usia dini serta meningkatkan kesadaran mereka akan pentingnya menjaga lingkungan dan keberlanjutan pangan di masa depan. Perwakilan guru pembimbing yang ikut hadir dalam kegiatan ini berharap kunjungan ini dapat memberikan pengalaman langsung kepada anak didik tentang proses pertanian, pentingnya ketahanan pangan dan bagaimana menjaga lingkungan melalui pertanian berkelanjutan. (*)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Sulandra

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Terpopuler

X