Hadiri Mursenbang Kota Singkawang, Ria Norsan Dorong Sinergi Tingkatkan Kesejahteraan

photo author
Sulandra, YoKalbar
- Selasa, 29 April 2025 | 16:14 WIB

YOKALBAR, SINGKAWANG - Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) tahun 2025-2029 dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2026 Pemerintah Kota Singkawang, pada Rabu (23/4). 

Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah kota dan provinsi dalam menyusun strategi pembangunan yang efektif. Ia mengapresiasi pertumbuhan ekonomi Kota Singkawang yang tercatat sebesar 5,06 persen, lebih tinggi dibanding provinsi yang berada di angka 4,98 persen.

"IPM Kota Singkawang saat ini 74,68 persen, juga lebih tinggi dari Kalbar yang berada di angka 71,19 persen. Tapi kita minta ini terus ditingkatkan. Kalau IPM Singkawang bisa tembus 80, tentu saya akan bantu percepatan pembangunan infrastruktur dan sektor lainnya," kata Norsan.

Baca Juga: Wawagub Kalbar Krisantus Pesankan Hal Penting Ini Usai Lantik 12 Pejabat Fungsional

Ia juga menyoroti angka pengangguran terbuka di Singkawang yang masih cukup tinggi, yakni 7,92 persen, dibandingkan rata-rata provinsi sebesar 4,86 persen.

"Dengan angka ini, kita harus bekerja sama menurunkan pengangguran. Karena jika dibiarkan, bisa berdampak pada meningkatnya angka kriminalitas," ujarnya.

Lebih lanjut, pria yang akrab disapa Norsan ini mendorong Pemerintah Kota Singkawang agar terus memperkuat layanan pendidikan, kesehatan, serta pemanfaatan teknologi informasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik dan mempercepat reformasi birokrasi.

Baca Juga: Wagub Krisantus Dorong Kabupaten Landak Tingkatkan Pendapatan Asli Daerah

Ditempat yang sama, Wali Kota Singkawang Tjhai Chui Mie mengapresiasi kehadiran langsung Gubernur Ria Norsan yang kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat, salah satunya melalui kegiatan pasar murah yang digelar di Singkawang.

"Pak Gubernur sudah dua kali melakukan kegiatan pasar murah di sini. Harga jual dibawah pasaran, misalnya harga beras di pasar pagi Rp100 ribu, tapi dijual Rp50 ribu. Ini sangat membantu masyarakat kita, terutama yang kurang mampu," kata Tjhai Chui Mie.

Ia juga menyampaikan harapannya agar kupon pasar murah disalurkan tepat sasaran serta mengajak seluruh pemangku kepentingan dan masyarakat untuk bergandeng tangan memajukan Singkawang, sekaligus mendukung kemajuan Kalimantan Barat.

 Baca Juga: Pemprov Kalbar Terus Jaga Stabilitas Harga Jelang Hari Raya

Tjhai Chui Mie menegaskan bahwa Musrenbang ini menjadi momentum penting dalam menyusun RPJMD Singkawang 2025–2029 dan RKPD 2026. Dalam forum tersebut, seluruh pemangku kepentingan diharapkan dapat menyelaraskan prioritas pembangunan daerah dengan arah kebijakan provinsi maupun nasional.

Ia juga menyampaikan berbagai capaian dan tantangan pembangunan Kota Singkawang selama lima tahun terakhir, termasuk indeks pembangunan manusia (IPM) yang menunjukkan tren positif, serta pertumbuhan sektor pariwisata seiring beroperasinya Bandara Singkawang.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Sulandra

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Terpopuler

X