YoKalbar, Pontianak – Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, menegaskan bahwa arah pembangunan Kalbar lima tahun ke depan akan difokuskan pada percepatan infrastruktur dasar, penguatan energi baru dan terbarukan, serta pengembangan industri kreatif.
Fokus ini disampaikan saat membuka Musrenbang RPJMD Kalbar 2025–2029 dan RKPD 2026 di Aula Garuda, Kantor Gubernur Kalbar, Senin, 5 Mei 2025.
“Kita butuh transformasi. Infrastruktur, energi bersih, dan ekonomi kreatif adalah fondasi Kalbar masa depan,” kata Norsan.
Baca Juga: Keseruan Outbound Sinergi Manajemen BOSP 2025 Kota Singkawang
Ia menargetkan kemantapan jalan provinsi mencapai 90 persen, penghapusan desa blank spot internet, serta pemanfaatan energi baru untuk mengurangi ketergantungan pada pasokan dari Sarawak. Pemerintah juga menyiapkan creative hub sebagai ruang pemberdayaan generasi muda dan penggerak industri kreatif.
“Ini bukan hanya soal proyek fisik, tapi soal keadilan akses dan pemerataan pembangunan,” tambahnya.
RPJMD Kalbar 2025–2029 mengusung visi “Kalimantan Barat yang adil, demokratis, religius, sejahtera, dan berwawasan lingkungan”, dengan 11 misi dan 7 prioritas utama. Targetnya antara lain pertumbuhan ekonomi 6–7,9 persen dan penurunan emisi gas rumah kaca hingga 75 persen pada 2029.
Norsan menutup sambutan dengan menyerukan pentingnya kolaborasi lintas wilayah.
“Kalbar harus dibangun bersama. Pemerintah, masyarakat, dan swasta harus bersinergi,” tutupnya
Artikel Terkait
Keseruan Outbound Sinergi Manajemen BOSP 2025 Kota Singkawang
Pemberdayaan Ekonomi Perempuan Melalui Literasi Investasi Syariah Digital Pontianak
Berkat Aksi Bedah Rumah Warga Miskin, Babinsa TNI Ini Terima Penghargaam Dari Pemerintah Kota Singkawang
Kabur Sebulan dari Kejaran Polisi, Maling Rumah di Pontianak Ditangkap di Landak