YoKalbar, Pontianak – Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, menyambut positif undangan resmi untuk menghadiri dan berpartisipasi dalam Borneo Flora Festival 2025 yang akan digelar pada 26 hingga 30 Juli 2025 di Wilayah Persekutuan Labuan, Malaysia.
Undangan tersebut disampaikan langsung oleh Ketua Pengarah Jabatan Wilayah Persekutuan Malaysia, YBhg. Datuk Seri Noridah binti Abdul Rahim, dalam kunjungan kehormatan ke Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat. Rombongan dari Malaysia terdiri dari perwakilan Wilayah Persekutuan Kuala Lumpur, Putrajaya, Sabah, dan Labuan.
“Alhamdulillah hari ini kita mendapat kunjungan dari Datuk Seri Noridah dari Jabatan Wilayah Persekutuan. Beliau ini setingkat dirjen kalau di kita. Mereka berencana mengadakan festival bunga atau taman di Labuan dan mengundang Kalimantan Barat untuk ikut berpartisipasi,” kata Gubernur Norsan usai pertemuan tersebut.
Baca Juga: Gubernur Ria Norsan Optimis Program DMI Kalbar Berjalan Lancar Hingga 2029
Baca Juga: Polresta Bandung Ungkap Komplotan Spesialis Pembobol Toko, Kerugian Capai Rp300 Juta
Menurut Norsan, partisipasi Kalimantan Barat akan menjadi ajang strategis untuk mempererat hubungan bilateral antara wilayah Kalimantan Barat dan Malaysia, khususnya dengan Kuala Lumpur, Sarawak, dan Sabah.
“Tujuannya tentu untuk mempererat silaturahmi antara Kalimantan Barat dengan Malaysia. Selain taman bunga, kemungkinan juga akan ditampilkan kuliner dan budaya khas daerah masing-masing,” tambahnya.
Terkait kontribusi Kalimantan Barat, Gubernur Norsan menyatakan bahwa pihaknya tengah mempersiapkan berbagai jenis tanaman dan bunga khas daerah.
“Indonesia, termasuk Kalbar, dikenal dengan banyak jenis bunga. Kita punya bunga sedap malam, bunga kertas, bunga gentil, dan masih banyak lagi. Insya Allah kita bisa ikut dan menampilkan yang terbaik,” katanya.
Festival ini diproyeksikan akan menarik lebih dari 50.000 pengunjung dari dalam dan luar negeri, dan menghadirkan lebih dari 20 taman tematik, di antaranya Permata Hutan Hujan Borneo, Taman Cahaya Malam, Taman Instagram, Bazar Artistik, dan Kem Eko Oasis.
Selain membahas partisipasi dalam festival, pertemuan juga menyinggung potensi kerja sama strategis antara Kalimantan Barat dan Wilayah Persekutuan Malaysia dalam bidang pariwisata, kebudayaan, dan pengembangan ekonomi kreatif lintas batas.
“Kita juga sempat berdiskusi soal kerja sama lebih lanjut antara daerah. Mudah-mudahan ini bisa jadi awal dari hubungan yang lebih erat dan saling menguntungkan,” tutup Norsan.
Borneo Flora Festival 2025 merupakan program unggulan Malaysia yang terinspirasi dari Royal Floria Putrajaya, dan diharapkan dapat mengangkat nama Labuan sebagai “Pearl of Borneo” dalam peta pariwisata internasional.
Artikel Terkait
Polresta Bandung Ungkap Komplotan Spesialis Pembobol Toko, Kerugian Capai Rp300 Juta
Tabung Gas Pengelasan meledak , Polisi Sigap Bantu Korban luka parah Amankan TKP
Gubernur Norsan Aktifkan Kembali Taman Budaya Pontianak dan akan Jadi Pusat Kreativitas Seni
Gubernur Ria Norsan Optimis Program DMI Kalbar Berjalan Lancar Hingga 2029