YOKALBAR - Kawasan Monas hingga Gelora Bung Karno dipenuhi puluhan ribu pelari sejak Minggu dini hari dalam gelaran BTN Jakarta International Marathon 2025. Lebih dari 30.000 peserta ambil bagian dalam event lari terbesar di Ibu Kota tersebut.
BTN Jakarta International Marathon sendiri merupakan rebranding dari “Jakarta Run” yang pertama kali digelar pada 12 November 2023 dengan 12.000 peserta, lalu berlanjut di 23 Juni 2024 dengan 15.000 peserta. Tahun ini, dengan peserta yang melonjak dua kali lipat, BTN JAKIM menjadi wadah dan inspirasi bagi para sports enthusiast di Indonesia.
Untuk menjamin keamanan dan kelancaran kegiatan, Satuan Brimob Polda Metro Jaya menurunkan personel dari Unit Jibom Gegana, 1 SST kompi 3 Batalyon A Pelopor, dan 1 SST Kompi 3 Batalyon D Pelopor. Sterilisasi dan pengamanan dilakukan sejak dini hari di area start Monas hingga titik finish di Stadion GBK Senayan. Kegiatan berjalan tertib dan seluruh rangkaian dipastikan aman.
Baca Juga: Peringatan Hari Berkabung Daerah 2025: Momentum Meneladani Semangat Juang Para Pahlawan Kalbar
Komandan Satuan Brimob Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Henik Maryanto, S.I.K., M.Si. menekankan bahwa kehadiran Brimob dalam event seperti ini merupakan bentuk komitmen pelayanan kepada masyarakat.
“Event besar seperti ini perlu dukungan keamanan yang maksimal. Kehadiran Brimob adalah bentuk nyata pelayanan kepada masyarakat agar kegiatan berlangsung aman dan nyaman,” ujar beliau.
Kegiatan berlangsung hingga siang hari, ditutup dengan pembagian medali, doorprize, dan hiburan musik dari beberapa penampil ternama. Sepanjang pelaksanaan, situasi terpantau aman, tertib, dan penuh antusiasme. (*)
Artikel Terkait
HUT ke-79 Polri, Komisi III DPR Dorong Penguatan Transformasi Digital dan Pendekatan Humanis
Wujud Nyata Sinergi: Patroli Tiga Pilar Jaga Kondusivitas Wilayah Johar Baru Jelang Hari Bhayangkara
Cetak Gol dalam Debut Bersama Timnas Putri Indonesia, Ini Harapan Isa Warps
Peringatan Hari Berkabung Daerah 2025: Momentum Meneladani Semangat Juang Para Pahlawan Kalbar
Menteri P2MI Dorong Siswa SMTI Pontianak Kerja ke Jepang