YoKalbar – Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, bersama Ibu Erlina menyambut dengan hangat kepulangan jemaah haji kloter pertama asal Kalbar di Debarkasi Batam, Sabtu (6/7/2025). Penyambutan ini menjadi momen haru sekaligus penuh syukur, setelah para jemaah menuntaskan rangkaian ibadah haji di Tanah Suci.
Dalam sambutannya, Ria Norsan menyampaikan rasa syukur atas kembalinya para jemaah dalam keadaan sehat dan selamat. Ia mendoakan agar seluruh jemaah menjadi haji dan hajjah yang mabrur dan mampu menjadi panutan bagi masyarakat di lingkungan masing-masing.
“Mudah-mudahan seluruh jemaah mendapatkan haji yang mabrur dan mabrurah. Karena balasan bagi haji yang mabrur tidak lain adalah surganya Allah SWT,” kata Norsan.
Baca Juga: Pimpinan dan Anggota DPRD Hadiri Penutupan MTQ ke-32 Tingkat Kabupaten Sambas
Baca Juga: Banjir Rendam 141 RT dan 7 Ruas Jalan di Jakarta, BPBD Kerahkan Tim, Ratusan Warga Mengungsi
Lebih lanjut, Gubernur juga mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan setibanya di rumah, mengingat perjalanan panjang dan perubahan cuaca yang mungkin berdampak pada kondisi tubuh.
“Gunakan masker saat pertama kali bertemu keluarga, jaga kondisi tubuh, dan jangan langsung kelelahan. Kita ingin semua jemaah tetap sehat bersama keluarga tercinta,” pesannya.
Kepulangan jemaah haji kloter pertama ini menandai dimulainya gelombang kepulangan haji asal Kalbar melalui Embarkasi Batam. Berdasarkan data dari Kementerian Agama, jemaah haji asal Kalimantan Barat tahun 2025 berjumlah lebih dari 2.000 orang, tersebar dalam beberapa kloter.
Kementerian Kesehatan RI sebelumnya juga mengimbau jemaah untuk tetap menerapkan protokol kesehatan setelah tiba di Tanah Air. Salah satunya adalah mengenakan masker saat tiba di bandara, memantau kondisi tubuh selama 14 hari, serta segera menghubungi fasilitas kesehatan apabila mengalami gejala seperti batuk, demam, atau sesak napas.
Ria Norsan berharap kepulangan jemaah haji dapat membawa keberkahan tidak hanya bagi keluarga, tetapi juga untuk masyarakat di sekitar.
“Haji mabrur bukan hanya soal ibadah yang sempurna, tapi juga ditandai dengan perubahan perilaku yang lebih baik, penuh kasih sayang, dan menjadi teladan di lingkungan,” tambahnya.
Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu kelancaran proses ibadah hingga pemulangan jemaah, termasuk Kantor Wilayah Kementerian Agama, petugas haji, serta tim medis dan pendamping.
Artikel Terkait
Selain Sebut Pemainnya Rata-rata Orang Mampu, Begini Kata Pramono Anung soal Padel Kena Pajak Hiburan 10 Persen
Sungai Ciliwung Meluap, 53 RT di Jakarta Terendam Banjir
Penutupan MTQ ke-XXXII Kabupaten Sambas: Semangat Syiar Islam dan Generasi Qur’ani
MTQ ke-33 Kota Pontianak Berjalan Sukses, Para Juara Siap Jalani TC Menuju MTQ Provinsi Kalbar
Di Hadapan Prabowo, Presiden Brasil Sebut BRICS Pewaris Semangat Non-Blok Konferensi Bandung