YOKALBAR Singkawang – Dalam rangka memperkuat kinerja dan perilaku aparatur sipil negara (ASN), Pemerintah Kota Singkawang terus mengakselerasi langkah-langkah strategis reformasi birokrasi berbasis nilai-nilai dasar ASN.
Salah satu upaya nyata dilakukan melalui sebuah proyek perubahan berjudul “Strategi Peningkatan Kinerja dan Perilaku ASN Melalui Penguatan Budaya Kerja BerAKHLAK.”
Proyek perubahan ini dilaksanakan oleh Asisten Administrasi Umum Setda Kota Singkawang, Dede Sudrajat, S.E., M.M, sebagai bagian dari tugas pengembangan dalam Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II.
Tujuannya adalah membentuk budaya kerja ASN yang berkarakter, adaptif, dan melayani, melalui internalisasi nilai-nilai BerAKHLAK (Berorientasi pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif).
Dalam pelaksanaan proyek perubahan ini, Pemerintah Kota Singkawang menempuh strategi-strategi kunci berikut:
Pembentukan Agen Perubahan
ASN dari setiap perangkat daerah/unit kerja ditunjuk sebagai agen perubahan untuk menjadi penggerak nilai-nilai BerAKHLAK di lingkungan kerja mereka.
Penyusunan Instrumen Penilaian Implementasi Budaya Kerja
Instrumen ini berfungsi sebagai alat ukur implementasi nilai BerAKHLAK, sekaligus menjadi referensi untuk monitoring dan evaluasi berkala.
Kegiatan Internalisasi Nilai-Nilai BerAKHLAK
ASN dilibatkan dalam sesi penguatan nilai untuk meningkatkan pemahaman, kesadaran, dan partisipasi aktif dalam mewujudkan budaya kerja yang selaras dengan core values ASN.
Perancangan Roadmap Budaya Kerja BerAKHLAK
Roadmap ini menjadi arah jangka panjang pembangunan budaya kerja ASN yang terukur dan terstruktur.
Penyusunan Program Budaya Kerja Unit Kerja
Program ini disesuaikan dengan karakteristik dan tantangan masing-masing unit kerja, agar nilai BerAKHLAK dapat diimplementasikan secara kontekstual.
Monitoring dan Evaluasi Berkelanjutan
Pemkot Singkawang akan melakukan pengawasan dan evaluasi secara rutin terhadap penerapan nilai budaya kerja, memastikan keberlanjutan perubahan yang telah dimulai.
"Kami percaya bahwa keberhasilan reformasi birokrasi tidak hanya bertumpu pada regulasi, tetapi juga pada penguatan budaya kerja yang baik dan berkelanjutan," ungkap Dede Sudrajat, S.E., M.M, selaku Tim Leader proyek perubahan.
Dengan pelibatan aktif Agen Perubahan, strategi ini diharapkan mampu menumbuhkan lingkungan kerja ASN yang harmonis, profesional, dan berdampak nyata bagi pelayanan publik.
Pemerintah Kota Singkawang menegaskan bahwa internalisasi nilai BerAKHLAK bukan sekadar kampanye, melainkan fondasi utama untuk membangun birokrasi berkelas dunia di daerah.
Artikel Terkait
Viral! Wajah Remaja di Tanjung Priok Hancur usai Diduga Disiram Air Keras oleh Rombongan Pelajar
Megawati Rangkap Jabatan di PDIP usai Hasto Kristiyanto Resmi Tak Lagi Jabat Sekjen
Grand Coffe Sebagai Pilihan Tempat Santai Bagi Penikmat Kopi Di Tebas
Wali Kota Tjhai Chui Mie Hadiri Rakernas XI JKPI Tahun 2025 di Yogyakarta
KABAR DUKA, Ketua FKUB Kota Singkawang Berpulang, Wako Tjhai Chui Mie Turut Berduka