Mahasiswa : Kejati Kalbar Tumpul Keatas, Desak Tuntaskan Kasus Tipikor Yayasan Mujahidin dan Mobil Dinas

photo author
Saputra Yokalbar, YoKalbar
- Rabu, 15 Oktober 2025 | 18:17 WIB
 Mahasiswa Desak Kejati Kalbar Tuntaskan Penyidikan Korupsi Yayasan Mujahidin dan Dugaan Penyimpangan Mobil Dinas (yokalbar)
Mahasiswa Desak Kejati Kalbar Tuntaskan Penyidikan Korupsi Yayasan Mujahidin dan Dugaan Penyimpangan Mobil Dinas (yokalbar)

YOKALBAR PONTIANAK – Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Kalimantan Barat Bersatu (GMKBB) menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat, Rabu (15/10/2025).

Mereka menuntut Kejati Kalbar menuntaskan berbagai dugaan korupsi yang dianggap mandek dan memperbaiki kinerja penegakan hukum di daerah.

Koordinator aksi, Adventus Kristiawan, mengatakan aksi ini merupakan bentuk keprihatinan sekaligus tekanan moral kepada aparat penegak hukum agar bekerja jujur dan berpihak kepada rakyat.

Baca Juga: Tradisi Sungkeman Santri, Moralitas di Tengah Himpitan Modernitas

Baca Juga: Petugas Lapas Singkawang dan Polisi Razia Blok Warga Binaan

“Kami menilai Kejati Kalbar terlalu lamban, tumpul ke atas, dan tajam ke bawah. Kondisi ini tidak bisa terus dibiarkan,” ujarnya.

GMKBB menyoroti dugaan penyelewengan dana hibah untuk Yayasan Masjid Mujahidin Kalbar yang belum mendapat kejelasan hukum sejak 2019 hingga 2023.

Selain itu, mahasiswa juga menuntut transparansi atas hilangnya mobil dinas Land Rover Defender yang terakhir terlihat di pendopo Gubernur Kalbar pada 2024, serta ambulans Toyota Land Cruiser 4.500 cc yang disebut-sebut merupakan hibah dari Wakil Presiden RI pada 2005 untuk masyarakat Kalbar.

Dalam aksinya, para mahasiswa menyampaikan lima tuntutan. Mereka mendesak Kejati Kalbar mengusut tuntas dugaan penyelewengan dana hibah, memeriksa keberadaan dua kendaraan yang hilang, serta melakukan evaluasi menyeluruh terhadap penanganan kasus korupsi di Kalimantan Barat.

“Kami, mahasiswa Kalimantan Barat, hadir bukan untuk menjadi penonton. Kami menuntut keadilan dan meminta Kejati Kalbar berhenti bersembunyi di balik kekuasaan. Saatnya menunjukkan kinerja nyata, bukan sekadar retorika,” tegas Adventus.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Saputra Yokalbar

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Terpopuler

X