YOKALBAR PONTIANAK - Borneo Intra-Regional Dialogue (BIRD) 2025 menjadi langkah strategis Kalimantan Barat (Kalbar) untuk memperkuat perannya sebagai poros ekonomi dan pusat konektivitas di kawasan Borneo.
Forum yang berlangsung di Aula Pendopo Gubernur Kalimantan Barat, Kamis (30/10/2025), mempertemukan jajaran pemerintah daerah, pelaku usaha, dan pemangku kepentingan lintas negara guna membangun kolaborasi konkret menuju integrasi ekonomi regional.
Baca Juga: Targetkan Penerimaan Pajak, Pemerintah Gelar Razia Gabungan
Baca Juga: Apple Dikabarkan Akan Melewatkan Peluncuran iPhone 19, Ini Penyebabnya
Kegiatan itu digelar untuk memperkuat posisi Kalimantan Barat sebagai poros ekonomi strategis di kawasan Borneo, dengan menghadirkan jajaran Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat, Konsul Malaysia, Bupati Sekadau, Bupati Ketapang, Walikota Pontianak, pelaku usaha, serta berbagai pemangku kepentingan lintas sektor.
Kalbar dinilai memiliki potensi besar dalam pengembangan kawasan investasi dan sektor industri, dan juga ditopang oleh infrastruktur yang semakin memadai.
Borneo Intra-Regional Dialogue 2025 akan berlangsung hingga Oktober tahun depan dan dilaksanakan secara bergiliran di berbagai wilayah Indonesia, dengan Kalimantan Barat sebagai tuan rumah pembuka, sebelum berlanjut ke Pulau Jawa, Sumatra, dan daerah lainnya.
Artikel Terkait
Kini Terlilit Utang Rp116 Triliun, Mahfud MD Ingatkan soal Whoosh Sebagai Proyek yang Sudah Disiapkan Sejak 2015
Apple Dikabarkan Akan Melewatkan Peluncuran iPhone 19, Ini Penyebabnya
Kajari Singkawang Berganti, Nur Handayani Merapat ke Pulau Sumatera
Bulog Singkawang Luncurkan Program Bantuan Pangan
Targetkan Penerimaan Pajak, Pemerintah Gelar Razia Gabungan