YOKALBAR - Warga Kelurahan Paku Sekunyit, Kecamatan Martapura, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur, dibuat resah oleh maraknya kasus pencurian meteran air milik PDAM yang terjadi dalam beberapa pekan terakhir. Peristiwa tersebut telah menyebabkan belasan pelanggan kehilangan meteran air di rumah masing-masing.
Lurah Paku Sekunyit, Bahori, membenarkan laporan tersebut setelah menerima sejumlah pengaduan dari warganya. Ia menjelaskan bahwa pihak PDAM setempat telah menindaklanjuti keluhan tersebut dengan mengganti sebagian meteran air yang hilang agar aliran distribusi air tetap berjalan normal.
“Kejadian hilangnya meteran air PDAM ini cukup mengganggu aktivitas masyarakat dan menimbulkan keresahan di wilayah Paku Sekunyit,” ujar Lurah Bahori, Jumat (31/10/2025).
Salah seorang warga, Awi, mengaku menjadi korban pencurian. Ia menceritakan, setelah kehilangan meteran air, dirinya langsung mengambil langkah antisipatif dengan mengecor area meteran agar tidak mudah dibongkar.
“Sudah banyak warga sekitar kehilangan meteran air PDAM. Setelah kejadian di rumah saya, meteran langsung saya semen supaya aman,” ungkap Awi.
Menindaklanjuti laporan warga, Kapolsek Martapura AKP Hariyanto, S.H., melalui Panit Reskrim Ipda Baidowi, S.H., segera mengerahkan personel untuk melakukan pengecekan tempat kejadian perkara (TKP), serta berkoordinasi dengan Lurah Paku Sekunyit dan pihak PDAM.
“Kami sudah menurunkan tim untuk melakukan pengecekan dan pendataan. Kasus ini akan ditindaklanjuti agar pelaku segera terungkap dan situasi kembali kondusif,” terang Ipda Baidowi.
Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada serta segera melapor apabila melihat aktivitas mencurigakan di sekitar lingkungan tempat tinggal mereka.