BPBD Kalbar Dorong Penguatan Edukasi dan Regulasi untuk Tekan Karhutla di Daerah Rawan

photo author
Saputra Yokalbar, YoKalbar
- Selasa, 18 November 2025 | 23:43 WIB
Tim BPBD Kalimantan Barat
Tim BPBD Kalimantan Barat

YOKALBAR – Ketua Satgas Informasi Bencana BPBD Kalimantan Barat, Daniel, menegaskan bahwa dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) tidak hanya merusak ekosistem, tetapi juga memengaruhi berbagai sektor pembangunan serta kesehatan masyarakat.

Menurutnya, upaya pencegahan harus diperkuat melalui langkah-langkah strategis yang melibatkan pemerintah daerah, khususnya di wilayah rawan seperti Kabupaten Kubu Raya.

BPBD Kalbar mendorong pemerintah daerah untuk meningkatkan edukasi kebencanaan kepada masyarakat, termasuk pemahaman mengenai risiko karhutla dan cara pencegahannya.

“Kajian spesifik di daerah rawan perlu dilakukan guna memetakan potensi ancaman dan menentukan langkah penanganan yang tepat,”ujarnya.

Sebagai langkah konkret, BPBD juga mengusulkan penyusunan rencana aksi pencegahan, di antaranya pembangunan atau perbaikan kanal serta penyediaan sumber air di kawasan gambut yang rentan terbakar.

Infrastruktur ini dinilai penting untuk mempermudah proses pemadaman dan mengurangi risiko penyebaran api.

Daniel menambahkan, penguatan regulasi dan penegakan aturan pemanfaatan ruang di wilayah rawan bencana mutlak diperlukan.

Baca Juga: Pemprov Kalbar Siapkan Langkah Antisipatif Hadapi Cuaca Ekstrem

“Aturan ini kita harapkan dapat mencegah praktik pembukaan lahan yang tidak sesuai dan mengurangi potensi karhutla di masa mendatang,”harapnya.

BPBD Kalbar menegaskan bahwa kolaborasi pemerintah daerah, masyarakat, hingga pelaku usaha menjadi kunci dalam upaya menekan karhutla secara berkelanjutan. (*)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Saputra Yokalbar

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Terpopuler

X