YOKALBAR PONTIANAK — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kalimantan Barat mencatat sebanyak 26 kejadian bencana banjir terjadi di wilayah Kalbar sepanjang periode Januari hingga 31 September 2025.
Data tersebut disampaikan Ketua Satgas Informasi Bencana BPBD Kalbar, Daniel, dan telah diverifikasi hingga tingkat pusat.
Daniel mengungkapkan, sejumlah kabupaten/kota di Kalbar mengalami banjir dengan dampak yang cukup luas. Dari 26 kejadian tersebut, tercatat 6.654 warga mengungsi dan 450.380 jiwa terdampak.
Baca Juga: Bimtek & Outbound PPPK 2025 Season 2 di Palm Beach Ramai, Seru dan Penuh Kekeluargaan
Baca Juga: Global Citizenship of Indonesia, Terobosan Imigrasi Menjawab Kewarganegaraan Ganda
“Data yang kami laporkan ini sudah terverifikasi sampai ke tingkat pusat dan menjadi bagian dari data nasional,” ujarnya di Pontianak.
Selain korban terdampak, banjir juga mengakibatkan kerusakan pada permukiman dan infrastruktur. BPBD mencatat 85 rumah rusak ringan, 2 rumah rusak sedang, 5 rumah rusak berat, serta 5 jembatan rusak berat.
BPBD Kalbar memastikan pelaporan kejadian dilakukan secara berkala dan terus berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten/Kota untuk meningkatkan kesiapsiagaan, terutama menghadapi potensi bencana hidrometeorologi memasuki puncak musim hujan..
Artikel Terkait
Gubernur Kalbar Ria Norsan Dorong Kesiapsiagaan dan Peran Semua Pihak untuk Cegah Karhutla Berulang
Bimtek & Outbound PPPK 2025 Season 2 di Palm Beach Ramai, Seru dan Penuh Kekeluargaan
Kepala BNPB Apresiasi Kalbar atas Respons Cepat Penanganan Karhutla
559 Desa di Kalbar Potensi Terdampak Banjir, BPBD Kalbar Siaga
Antisipasi Bencana, BPBD KALBAR Pastikan Selalu Siaga