KIPP Dukung BPBD Kayong Utara Hadapi Karhutla, Truk Air Dikerahkan Selama Sebulan

photo author
Turnado, YoKalbar
- Kamis, 20 Agustus 2026 | 10:51 WIB
Perwakilan Kawasan Industri Pulau Penebang Dev Herinda menyerahkan secara simbolis bantuan pompa kepada Wakil Bupati Kayong Utara Amru Chanwari di Sukadana. (suaramerdeka.com / dok KIPP)
Perwakilan Kawasan Industri Pulau Penebang Dev Herinda menyerahkan secara simbolis bantuan pompa kepada Wakil Bupati Kayong Utara Amru Chanwari di Sukadana. (suaramerdeka.com / dok KIPP)

Dalam kegiatan tersebut, Amru bersama Sekretaris Daerah Kayong Utara Erwin Sudrajat, Wakapolres Kayong Utara Kompol Denny Satria, Kepala BPBD Fathul Bahri, serta perwakilan manajemen KIPP turut membagikan masker kepada pengguna jalan di depan Masjid Agung Oesman Al-Khair.

Tim HSE Kawasan Industri Pulau Penebang memberikan contoh penggunaan alat pemadam kebakaran kepada peserta pelatihan Desa Tangguh Bencana kepada warga Desa Pelapis.
Tim HSE Kawasan Industri Pulau Penebang memberikan contoh penggunaan alat pemadam kebakaran kepada peserta pelatihan Desa Tangguh Bencana kepada warga Desa Pelapis. (suaramerdeka.com / dok)

Perkuat Kesiapsiagaan dari Tingkat Masyarakat

Dukungan terhadap operasional BPBD menjadi bagian dari upaya KIPP dalam memperkuat kesiapsiagaan menghadapi bencana di Kabupaten Kayong Utara.

Sebelumnya, KIPP juga telah menjalankan Program Desa Tangguh Bencana (Destana) di Desa Pelapis. Program tersebut ditujukan untuk meningkatkan kemampuan masyarakat dalam melakukan pencegahan, mitigasi, serta respons awal ketika menghadapi kondisi darurat.

Pada awal Agustus 2026, warga Dusun Kelawar mengikuti pelatihan penanggulangan kebakaran. Dalam kegiatan tersebut, masyarakat mendapatkan materi mengenai fungsi dan jenis peralatan pemadam, menyaksikan demonstrasi penggunaan peralatan, hingga melakukan praktik secara langsung.

Baca Juga: MenPAN-RB Rini Widyantini Ungkap Skema PPPK Guru, Paruh Waktu Berpeluang Jadi Penuh Waktu

External Relations Manager KIPP Sugeng Sulistiyo mengatakan kesiapsiagaan masyarakat menjadi salah satu faktor penting dalam mengurangi risiko dan dampak bencana.

“Melalui program Desa Tangguh Bencana, kami berharap masyarakat Desa Pelapis dapat semakin siap dan berperan aktif menjaga keselamatan lingkungan. Kesiapsiagaan masyarakat menjadi faktor penting mengurangi risiko serta dampak apabila terjadi bencana,” ujar Sugeng.

Ke depan, Program Destana juga akan dikembangkan dengan cakupan kesiapsiagaan yang lebih luas, termasuk menghadapi cuaca ekstrem, keselamatan di perairan, pertolongan pertama, hingga simulasi evakuasi.

Melalui dukungan operasional kepada BPBD serta penguatan kapasitas masyarakat, KIPP mendorong terbangunnya kesiapsiagaan bencana secara kolaboratif. Upaya tersebut melibatkan pemerintah daerah, petugas di lapangan, dunia usaha, dan masyarakat sebagai bagian penting dalam menghadapi potensi bencana di Kayong Utara.

 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Turnado

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X