Selain itu, Oman juga menjelaskan mengenai biaya yang dikeluarkan dalam pembelian bahan tersebut merupakan dari Bhabinkamtibmas Bripka Adang Sugiarto itu sendiri
Ia menambahkan mengenai kelemahan dari turbin air tersebut, menurutnya listrik yang dihasilkan dari alat tersebut hanya mampu untuk menerangi dua tempat.
“Untuk bahan-bahan yang digunakan ini merupakan biaya yang dikeluarkan Bhabinkamtibmas Bripka Adang Sugiarto, adapun biaya yang dikeluarkan berkisar 10 juta. Sementara itu, untuk listrik yang dihasilkan dari turbin ini, kurang lebih 400 sampai dengan 500 watt saja. Artinya hanya mampu untuk menerangi lampu Aula Desa dan Kantor Sekretariat Panitia Pemungatan Suara Desa Sungkung III,” jelas Oman.
Diketahui, kegiatan tersebut dimulai dari pagi hingga selesai pada jelang malam hari. Adapun pada saat kegiatan, Kapolsek beserta anggotanya mengaku pelaksanaannya tidaklah berjalan mulus, bagaimana tidak pihaknya dihadapkan dengan akses jalan yang cukup sulit dilalui.
Kapolsek juga berharap, masyarakat bisa bersama-sama untuk menjaga dan merawat turbin air tersebut. Menurutnya, apabila ingin daya listrik tetap stabil, aliran di sungai harus tetap deras dan tidak boleh surut atau tersendat karena tertutup sampah.
“Selama berjalannya kegiatan, tentu tidak berjalan mulus begitu saja. Kami dihadapkan beberapa kendala, salah satunya akses menuju Desa Sungkung III yang cukup menyulitkan, namun dengan kerjasama semua pihak, hal tersebut dapat kami lalui,” sampai Oman.
“Alhamdulillah pembangunan turbin air ini dapat selesai dikerjakan. Kami berharap masyarakat bisa bersama-sama untuk merawat dan menjaga alat ini. Sehingga dapat dimanfaatkan dalam jangka waktu yang panjang,” tambahnya.
Artikel Terkait
Bak Solo vs Squad, Suhendri Seorang Diri Hadapi Gerombolan Pelaku Balap Liar di Singkawang
Layanan Pemasyarakatan Kian Meningkat, Lapas Singkawang, BNN, LSM Kesatu dan PKBM Bina Mitra Jalin Kerjasama
Lelong Senilai Rp 80 Miliar Dimusnahkan dengan Cara Dibakar
24 Jam Full Nonsop Siber Mabes Polri Pantau Unggahan Hoax di Dunia Maya
Ria Norsan Ingatkan Jangan Gunakan Masjid Untuk Politik Praktis