YOKALBAR -- Korban penganiayaan oleh pembalap liar di kota Singkawang pada Minggu dini hari kemarin, akhirnya pada Jumat (31/3/2023) meninggal dunia di RSUD Abdul Aziz Singkawang.
Sigit, korban penganiayaan tersebut meninggal usai enam hari mendapatkan perawatan intensif di RSUD Abdul Aziz.
Menurut Direktur RSUD Abdul Aziz, korban mengalami cedera di bagian kepala atau geger otak seperti terlihat ketika dilakukan CT-scan dan sejumlah tindakan medis lainnya.
"Sampai tadi malam kondisinya masih bagus, namun tadi pagi mengalami penurunan," kata dr Achmad Hardin SpPd
Selain pada bagian kepala, korban juga diketahui mengalami cedera pada bagian tubuh belakang.
Sementara itu Polres Singkawang telah menangkap tujuh pelaku pengeroyokan terhadap korban.
Tujuh pelaku pengeroyokan tersebut terdiri dari satu pembalap liar yang cekcok dengan korban, dan enam lainnya rekan pelaku yang mengeroyok korban.
Artikel Terkait
Empat Remaja Kabur Saat Lihat Patroli Polisi, Ternyata Mereka Melakukan Aktifitas Meresahkan
Polisi Bongkar Arena Judi Sabung Ayam di Tempunak Sintang
Tips Memilih Handphone Second Untuk Bergaya di Kampung Halaman Saat Lebaran
Presiden Jokowi: Tetapkan Aturan Batas Usia Pensiun ASN, Tidak Lagi 58 Dan 60 Tahun
BREAKING NEWS Korban Pengeroyokan di Singkawang Meninggal Dunia di Rumah Sakit