YOKALBAR -- Gubernur Kalimantan Barat H. Sutarmidji, S.H., M.Hum., bersama Sekretaris Daerah Provinsi Kalbar dr. Harisson, M.Kes., dan beberapa Kepala OPD Pemprov melaksanakan Shalat Tarawih berjamaah di masjid Maulidiyah jalan Danau Sentarum, Pontianak pada Senin, (3/4/2023).
Sebelum melaksanakan Shalat Tarawih, Gubernur Kalbar berkesempatan memberikan Kuliah Tujuh Menit (Kultum) di hadapan para jamaah masjid yang hadir.
Dalam Kultum tersebut, orang nomor satu di Kalbar ini, mengutarakan bahwa kunci kesuksesan itu harus memiliki prinsip kedisiplinan, kejujuran, dukungan orang terdekat dan keterampilan yang harus dimiliki setiap orang.
Baca Juga: Pak Ivan Bantu 11 Warga Singkawang yang Tertipu di Malaysia, Berikut Saran agar Tidak Mudah Ketipu
Baca Juga: Tuba Ikan Di Sungai Selakau, Sejumlah Remaja Diamankan Polsek
“Orang di luar Islam, banyak belajar dari tuntunan kehidupan menurut Islam, tapi kita yang umat Islam terkadang lupa untuk menggunakan tuntunan itu. Adapun kunci kesuksesan itu, berupa kedisiplinan, kejujuran, dan dukungan orang terdekat dan keterampilan yang diterapkan oleh mereka,” ungkapnya.
Dalam Kultumnya, Gubernur menambahkan, contoh lain dari keteladanan Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam, sebagai pemimpin umat Islam di dunia adalah dalam menjaga hubungan antar umat.
Karena dunia ini tidak hanya dihuni oleh umat muslim saja, melainkan umat lainnya yang diciptakan Allah Subhanallhu Wa Ta’ala dan sudah ada sejak zaman dahulu.
“Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam pernah membuat panduan yang kita kenal dengan Konstitusi Madinah.
Konstitusi Madinah merupakan konstitusi pertama kali yang ada di dunia.
Konstitusi tersebut paling demokratis karena mengakomodir keberagaman, baik agama maupun suku.
Islam sudah mengatur perbedaan agama dalam Al Quran Surat Al Kafirun ayat 6 yang berbunyi “Lakum Dinukum Waliyadin” dan memiliki arti “Bagimu agamamu, Bagiku, Agamaku”.
Baca Juga: Persiapan Arus Mudik dan Balik, Dishub dan Satlantas Singkawang Cek Armada Cadangan
Artinya, kita berbeda suku, bangsa, dan bernegara untuk saling mengenal dan berlaku adil. Ketika menjadi pemimpin, maka kita harus berlaku adil kepada semua orang,” tuturnya.
Artikel Terkait
Tuba Ikan Di Sungai Selakau, Sejumlah Remaja Diamankan Polsek
Al Hilal Tawari Messi Gaji Lebih Tinggi Dibanding APBD Provinsi Kalbar Setahun
Umat Kristiani, Masuki Pekan Suci Paskah
Sambut Nuzulul Quran, Atbah Beri Tausiyah Di Masjid 1001 Kubah
Pak Ivan Bantu 11 Warga Singkawang yang Tertipu di Malaysia, Berikut Saran agar Tidak Mudah Ketipu