YOKALBAR - Moh. Andre Agusti, korban tenggelam di pantai Samdudra Indah, Bengkayang, Minggu 7 Mei 2023, ternyata sempat dilarang oleh orang tuanya.
Hal ini diungkap Agus Abdullah, ayah korban seusai mengumandangkan azan di bibir pantai.
Agus mengungkapkan, ia dan istrinya sudah melarang Moh. Andre Agusti untuk pergi.
Pasalnya, saat itu kondisi sudah larut malam.
Namun, saat sang ayah tidur, korban ternyata pergi bersama 5 rekannya pada Sabtu 6 Mei 2023 tengah malam.
"Sudah saya larang, waktu itu dia mau berangkat malam. Tapi pas saya tidur, dia ternyata berangkat," ungkap Agus Abdullah.
Baca Juga: Rekan Ungkap Korban Tenggelam di Pantai Samudra Indah Bengkayang Pandai Berenang
Meski begitu, Agus mengungkapkan tidak mendapat firasat buruk tentang anak bungsunya kala itu.
Agus dan istrinya, Muhartini begitu sedih mendapat kabar buruk yang terjadi pada anak laki-laki mereka.
Tangis keduanya pecah saat tiba di lokasi kejadian bersama anggota keluarga.
Baca Juga: KRONOLOGI Tenggelamnya Pemuda Asal Pontianak di Pantai Samudra Indah Bengkayang
Hingga berita ini diterbitkan, korban masih belum ditemukan.
Petugas akan kembali melakukan pencarian pada Senin 8 Mei 2023 subuh. (*)
Artikel Terkait
KRONOLOGI Anak 8 Tahun Tenggelam di Sungai Kelurahan Bukit Batu Kota Singkawang
BREAKING NEWS - Pemuda Tenggelam di Pantai Samudra Indah
IDENTITAS Korban Tenggelam di Pantai Samudra Indah Bengkayang
Kendala Ini Harus Dihadapi Petugas saat Pencarian Korban Tenggelam di Pantai Samudra Indah
Rekan Ungkap Korban Tenggelam di Pantai Samudra Indah Bengkayang Pandai Berenang
Nyaris Pingsan, Tangis Ibunda Korban Tenggelam di Pantai Samudra Indah Pecah Saat Tiba di Lokasi Kejadian
Lantunkan Azan Menghadap ke Laut, Kesedihan Ayah Korban Tenggelam di Pantai Samudra Indah Bengkayang