Banjir Air Kuning dan Bebatuan Diduga Akibat Pembangunan, Warga Gunung Sari Datangi Polres Singkawang

photo author
Sulandra, YoKalbar
- Rabu, 17 Mei 2023 | 13:47 WIB
Banjir yang terjadi di Jalan Gunung Sari, Singkawang. Jumat 12 Mei 2023. (istimewa).
Banjir yang terjadi di Jalan Gunung Sari, Singkawang. Jumat 12 Mei 2023. (istimewa).

YOKALBAR - Sejumlah warga RT: 54, Jalan Gunung Sari Singkawang, mendatangi Mapolres Singkawang, Senin 15 Mei 2023 kemarin.

Mereka datang untuk berdiskusi dengan pihak Reskrim Polres Singkawang terkait banjir air kuning bercampur lumpur dan bebatuan yang melanda kediaman mereka.

Mereka menduga, hal itu diakibatkan adanya pembukaan lahan dan pembangungan di kawasan bukit Gunung Sari.

Baca Juga: Seorang Anak Perempuan Tenggelam di Sungai Sambas Besar

Warga setempat sekaligus Pembina Kelompok Pegiat Lingkungan Hidup dan Konservasi dari Pecinta Alam (PA) Paralesta, Hatta Athar Yudhistira menyebutkan semenjak adanya pembangunan tersebut, banjir di wilayah permukiman semakin parah.

Bahkan, pada Jumat 12 Mei 2023, guyuran hujan dengan durasi lebih kurang 2 jam, menyebabkan banjir dengan air berwarna kuning pekat serta lumpur dan bebatuan sebesar genggaman tangan orang dewasa.

Hatta bersama warga Jalan Gunung Sari lainnya berada di Polres Singkawang. (istimewa)
Hatta bersama warga Jalan Gunung Sari lainnya berada di Polres Singkawang. (istimewa)

Baca Juga: Lerry Kurniawan Figo : Seleksi Kejurda Akan Di Laksanakan Dalam Dekat Ini

"Banjir air bah melanda permukiman dan mengepung beberapa rumah warga di Gunung Sari, dan kali ini lokasi rumah warga yang sebelumnya tidak pernah terkena dampak banjir dan luapan air bah kuning pekat, kali itu ikut terdampak dan mengalami banjir hingga masuk ke dalam rumah-rumah warga," ucap Hatta, Rabu 17 Mei 2023.

Mereka berharap, hearing dan sharing bersama jajaran Polres Singkawang tersebut dapat memberi ketegasan secara adil dan tegas, baik dalam langkah persuasif, penertiban serta upaya hukum, apabila dari beberapa pembangunan yang terjadi dikawasan bukit tersebut terbukti menyalahi aturan dan tidak sesuai.

Baca Juga: Tidak Hanya Kita, Jokowi Pun Sempat Kena 'Prank' Peluit Akhir Final Sepakbola Sea Games

Sebelumnya, sekitar satu pekan lalu, Forkopimda Kota Singkawang sempat meninjau lokasi pembangunan di kawasan bukit Gunung Sari yang dikeluhkan warga.

Hasilnya, Pemerintah Kota Singkawang mengeluarkan Surat Edaran, meminta pemilik lahan menghentikan sementara waktu kegiatan pembangunan, hingga pihak Pemerintah selesai mengkaji dokumen perizinannya.

Baca Juga: Paralayang Lagi Viral di Singkawang, Ini Arti dan Sejarah Singkatnya

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Sulandra

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X