"Proses penentuan Direktur Bank Pasar juga melibatkan pendampingan dari OJK," kata Mulyadi, yang juga menjabat sebagai Sekretaris Daerah Kota Pontianak.
Mulyadi menambahkan bahwa jika calon pendaftar belum memenuhi kuota, kemungkinan pendaftaran akan diperpanjang.
"Sampai saat ini, saya belum menerima informasi dari pansel mengenai jumlah calon yang sudah mendaftar," ujarnya.
Mulyadi menyebut bahwa kinerja Bank Pasar sejauh ini sudah baik. Hal ini terlihat dari peningkatan jumlah deviden belakangan ini. Jika sebelumnya deviden yang disetorkan ke Pemkot Pontianak hanya sekitar Rp300 juta, sekarang jumlahnya telah mencapai sekitar Rp1,4 miliar.
"Ini menunjukkan peningkatan yang signifikan," tambahnya.
Pengelolaan BUMD yang berada di bawah Pemkot Pontianak saat ini sudah cukup baik. Hal ini tidak terlepas dari pembinaan yang kontinu oleh Sekretariat Daerah Kota Pontianak dan jajaran ASN. Evaluasi rutin dilakukan dalam pengelolaan keuangan BUMD.
"Jangan sampai Bank Pasar melakukan manajemen keuangan yang melanggar ketentuan OJK," jelasnya.
Mulyadi berharap Direktur Bank Pasar yang terpilih dapat memberikan kontribusi yang baik dalam memberikan modal usaha kepada UMKM, terutama pelaku usaha di lingkungan rumah tangga seperti pedagang kue dan industri kerajinan tangan.
"Oleh karena itu, Bank Pasar harus proaktif dalam memberikan pelayanan kepada UMKM," tutupnya.
Artikel Terkait
Geng Matador dan Bogeng di Singkawang Sepakat Damai Usai Sempat Tawuran di Depan Rumdis Pj Wako
Tradisi Muslim Memperingati Tahun Baru Islam Di Indonesia
PSSI Latih Calon Wasit yang Akan Gunakan Perangkat VAR
Seleksi Tim U-17 Gunakan Sistem Degradasi dan Promosi
Terpilih Wakili Kalbar jadi Anggota Paskibraka, Sabda Ternyata Punya Cita-cita Masuk TNI