Karhutla Rambah Kebun Karet Warga di Desa Sepinggan , Tim Gabungan Berjibaku Padamkan Api

photo author
Saputra Yokalbar, YoKalbar
- Senin, 31 Juli 2023 | 22:38 WIB
Kebakaran hutan dan lahan di Desa Sepinggan Kecamatan Semparuk Kabupaten Sambas (YoKalbar)
Kebakaran hutan dan lahan di Desa Sepinggan Kecamatan Semparuk Kabupaten Sambas (YoKalbar)

 

YOKALBAR -- Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Desa Sepinggan, Kecamatan Semparuk, Kabupaten Sambas menjadi ancaman serius bagi masyarakat setempat.

Api yang semakin besar dan merembet dengan cepat menyulitkan upaya pemadaman. Dalam keadaan yang genting ini, pihak berwenang dan relawan berjuang keras untuk mengatasi bencana ini.

Terlebih dalam beberapa pekan belakangan ini cuaca panas menjadi salah satu poin krusial yang bisa menjadi pemicu membesarnya luas areal kebakaran hutan dan lahan.

Luas Lahan yang Terbakar
Menurut keterangan Kapolsek Semparuk, Ipda Tri Kurnia Setiawan, luas lahan yang terbakar di Desa Sepinggan diperkirakan mencapai 15 hektar dan terus meluas.

Pada pukul 11.00 WIB hari ini, sudah teridentifikasi 5 hot spot (titik panas) skala medium di Dusun Sepinggan Besar dan Sukamantri.

Upaya Pemadaman Api
Pihak berwenang bersama dengan TNI, Pemerintah Desa Sepinggan, Manggala Agni, dan masyarakat telah berusaha sekuat tenaga untuk memadamkan api menggunakan mesin robin.

Namun, proses pemadaman terkendala oleh alat dan medan yang sulit. Selain itu, titik api dan sumber air yang sangat jauh, lebih dari 200 meter, juga menyulitkan upaya pemadaman.

Dalam situasi ini, pihak berwenang memohon bantuan BPBD dengan tambahan mesin robin dan selang.

Kendala dalam Akses ke Titik Api
Salah satu kendala utama adalah jarak titik api kebakaran dari jalan desa yang mencapai sekitar 4 kilometer. Medan yang sulit dan gambut membuat para relawan kesulitan membawa mesin robin menuju lokasi yang terbakar.

Meskipun menghadapi berbagai kesulitan, para relawan tetap berupaya semaksimal mungkin untuk memadamkan api atau setidaknya membatasi agar api Karhutla tidak semakin meluas.

Kerugian Akibat Kebakaran
Menurut keterangan Kepala Dusun Sepinggan Besar, Muniran, api Karhutla telah membakar kebun-kebun warga selama tiga hari.

Meskipun belum dapat ditaksir secara pasti, kerugian yang ditimbulkan telah menghanguskan banyak lahan pertanian, termasuk kebun nanas, ubi, pisang, pinang, dan sawit milik warga setempat.


Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Desa Sepinggan, Kecamatan Semparuk, Kabupaten Sambas menjadi ancaman serius bagi lingkungan dan masyarakat. Meskipun para pihak berwenang dan relawan berusaha keras untuk memadamkan api, berbagai kendala, termasuk akses ke titik api dan medan sulit, menyulitkan upaya pemadaman. Semoga dengan dukungan semua pihak, bencana ini dapat segera diatasi dan kerugian yang ditimbulkan dapat diminimalisir.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Saputra Yokalbar

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X