YOKALBAR -- Karantina Pertanian Entikong berpartisipasi dalam rapat koordinasi posko gabungan untuk mengatasi masalah kebakaran hutan dan lahan sebagai langkah pencegahan di perbatasan antara Negara Indonesia dan Malaysia, tepatnya di Kecamatan Entikong.
Pertemuan tersebut diselenggarakan di aula pertemuan Wisma Nusantara PLBN Desa Entikong, Kecamatan Entikong, Kabupaten Sanggau.
Rapat koordinasi ini diresmikan oleh Thomas Tandi Bua A.N., Direktur Kebakaran Hutan dan Lahan.
Acara ini dihadiri oleh 21 orang yang mewakili pihak FORKOPIMDA dan CIQS wilayah Entikong, Kabupaten Sanggau.
Baca Juga: Jan Maringka : Manisnya Jeruk Sambas Tidak Kalah dari Jeruk Luar Negeri
Baca Juga: Manfaat Air Kelapa Hijau untuk Diare: Khasiat Luar Biasa yang Perlu Anda Ketahui
Tujuan dari rapat ini adalah untuk membentuk dan mengkoordinasikan posko lintas batas guna mencegah kebakaran hutan dan lahan di perbatasan antara Negara Indonesia dan Malaysia, terutama di wilayah Kecamatan Entikong.
Langkah-langkah dalam mengendalikan karhutla (kebakaran hutan dan lahan) termasuk pencegahan, penanganan setelah kebakaran, keberadaan posko, peningkatan kesadaran masyarakat terhadap bahaya api, patroli rutin, serta kerjasama antar instansi.
Noval Isnaeni, yang merupakan pejabat dari Karantina Pertanian Entikong, menyatakan bahwa "Karantina Pertanian Entikong berkomitmen untuk mendukung upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan serta aktif dalam patroli rutin bersama instansi lain di wilayah Kabupaten Sanggau, demi kelancaran produksi komoditas pertanian di Kalimantan Barat".
Artikel Terkait
Jan Maringka : Manisnya Jeruk Sambas Tidak Kalah dari Jeruk Luar Negeri
IKIP PGRI PONTIANAK GELAR PKM LITERASI SEJARAH DI SDIT- AL BAISUNY PONTIANAK
Manfaat Air Kelapa Hijau untuk Diare: Khasiat Luar Biasa yang Perlu Anda Ketahui
37 Kasus DBD Ditemukan di Singkawang, Sebagian Besar Penderita Adalah Anak-anak