kalbar

Pengurusan Careteker Kadin Kalbar Dinilai Langgar Pedoman Organisasi Oleh Kadin Mempawah, Sabli: Tidak Masuk Akal!

Senin, 15 April 2024 | 15:45 WIB
Caption: Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Mempawah Sabli Awaludin. (istimewa)

YOKALBAR - Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Mempawah Sabli Awaludin periode 2020-2025 mempertanyakan langkah Pengurus Careteker Kadin Kalbar yang menunjuk dan menetapkan pengurus Carateker Kota Pontianak.

Menurut Sabli, langkah yang dilakukan oleh Pengurus Carateker Kadin Kalbar tersebut telah melanggar mekanisme dan pedoman organisasi Kadin.

"Apa yang dilakukan oleh Pengurus Carateker Kadin Kalbar tersebut saya nilai telah melanggar mekanisme organisasi, kan tidak masuk akal pengurus Carateker mengcaratekerkan pengurus di tingkat kota yang telah defenitif oleh Ketua Kadin Kalbar," ujar Sabli pada Senin 15 April 2024.

Baca Juga: CW Coffee Tugu Limau, Salah Satu Rekomendasi Di Tebas

Sebagaimana diketahui, Ketua Kadin Kalbar Periode 2020-2024 Joni Isnaeni tidak dapat menjalankan roda organisasi lantaran tengah menjalani proses hukum.

Situasi tersebut menyebabkan Ketua Umum Kadin M Arsyad Rasjid menunjuk susunan kepengurusan sementara melalui surat nomor Skep/070/DP/II/2023. Surat tersebut dikeluarkan pada 17 Februari 2023.

"Idealnya pengurus Carateker Kadin Kalbar itu fokus menjalankan roda organisasi yang ditinggalkan oleh Ketua Umum. Bukan justru melakukan aktivitas-aktivitas diluar kewenanganya," ujarnya.

Baca Juga: 10 Wisata Kuliner Malam Terbaik di Malang, Sensasninya Bikin Ingat Masa Mantan

Ia juga menjelaskan akan melayangkan surat kepada pengurus pusat untuk mempertanyakan kinerja para Pengurus Carateker Kadin Kalbar. Sabli menilai, pengurus Carateker yang ditunjuk sejak 17 Februari 2023 itu sama sekali tidak melakukan komunikasi, rapat atau pertemuan dengan Pengurus Kadin di seluruh Kabupaten/Kota.

"Jika merujuk pada SK, harusnya SK Pengurus Carateker Kadin Kalbar itu sudah berahir. karena pengurus Caratekerkan dibatasi paling lambat 1 tahun," katanya.

Hal senada disampaikan oleh Ketua Kadin Kota Pontianak Periode 2020-2025 Muhammad Rival. Dirinya merasa sangat kecewa dengan langkah Pengurus Carateker Kadin Kalimantan Barat.

Baca Juga: Sri Mulyani Siapkan Hadiah Honorer Golongan PPNPN, Meski Tak Di Angkat Jadi ASN

Ia mengaku sama sekali tak pernah dihubungi atau diundang rapat bersama Pengurus Carateker Kadin Kalbar. Bahkan dirinya juga tidak mendapatkan surat pemberhentiaanya sebagai Ketua Kadin Kota Pontianak baik secara langsung maupun sebagai virtual.

"Saya merasa kecewa dan tidak terima. Bahkan hingga kini saya tidak pernah menerima adanya SK Carateker Kadin Kota Pontianak," ujarnya.

Halaman:

Tags

Terkini