YOKALBAR SINGKAWANG - Meski sudah diresmikan oleh Presiden Joko Widodo, Bandara Singkawang belum dapat beroperasional.
Sebab, salah satu aspek pendukung yang belum rampung yakni, akses utama jalan bandara.
Tentu, sebagai masyarakat dan calon pengguna layanan publik berupa mode transportasi udara, masyarakat Singkawang dan sekitarnya diminta sedikit bersabar.
Baca Juga: Tjhai Chui Mie Daftar Calon Walikota dari PDI Perjuangan, Optimis Diusung Partai
Karena saat ini Balai Pelaksanaan Jalan Nasional atau BPJN Kalimantan Barat sedang fokus menyelesaikan pengerjaan akses utama jalan bandara yang menghubungkan Bandara Singkawang dengan Ruas jalan Pasir Panjang.
"Saat ini pengerjaan akses jalan utama Bandara Singkawang masih dalam proses penimbunan, yang mana dari 10 Kilometer dengan lebar 7,5 meter tersebut masih tersisa 2,5 Kilometer," kata Kepala BPJN Provinsi Kalbar, Handiyana, usai bertemu dengan Tjhai Chui Mie.
Pengerjaan timbunan ditargetkan selesai pada pertengahan Mei 2024. Dan jika tidak ada halangan akan dilakukan pengaspalan di bulan Desember 2024.
"Jadi untuk tahun ini sudah dianggarkan sampai ke Blacktop aspal," ujarnya.
Menurutnya, kondisi di lapangan memang cukup berat, mengingat kondisi tanahnya gambut dan rawa."Jadi itu yang menjadi kendala dalam melaksanakan penimbunan," ungkapnya.
Ketua Team Leader CSR Bandara Singkawang, Tjhai Chui Mie berharap pertengah Mei akses jalan utama Bandara Singkawang sudah bisa dilalui.
Mengenai rencana Kamis 18/4) besok Bandara Singkawang sudah bisa dioperasionalkan, namun belum bisa dilakukan karena akaes jalan utama bandara belum bisa dilalui.
"Saya berharap, masyarakat Kota Singkawang bisa bersabar dan semoga di pertangahan bulan Mei nanti sudah bisa dilakukan penerbangan," katanya