YOKALBAR - Ketua Persatuan Forum Komunikasi Pemuda Melayu (FKPM) Kota Singkawang, Muhammadin mengatakan dengan tegas unggahan akun diduga palsu atau anonim atas nama "Qadrie Junaidin" merupakan unggahan pemecah belah.
Bahkan, Muhammadin sudah berkomunikasi dan meminta MABM Kota Singkawang untuk segera melaporkan akun diduga anonim tersebut ke Polres Singkawang.
"Kami menegaskan itu pemecah belah, harus segera bisa ditangkap. Saya juga sampaikan ke MABM untuk disampaikan ke Polres. Setelah diminta, pihak kepolisian mungkin sore ini bisa bertemu pihak MABM," ungkap Muhammadin.
Selain itu, salah satu pengurus PFKPM Singkawang, Erki Candra juga sudah mengirimkan pesan kepada pelaku untuk segera menghapus konten tersebut.
Namun, dari pantauan YoKalbar pada Jumat (19/4) pukul 10.51 WIB, konten tersebut masih ada di akun diduga anonim atas nama "Qadrie Junaidin" tersebut. (*)