YOKALBAR - Pemerintah terus mengebut pembangunan akses jalan utama Bandara Singkawang. Hingga saat ini, Jalan tersebut masih dalam proses penimbunan dan menyisakan sekitar 2 Km untuk diselesaikan.
Proses pengerjaan jalan Bandara Singkawang ini dikatakan membutuhkan waktu yang cukup lama karena tantangan yang berat.
Menurut Kepala Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Wilayah Kalimantan Barat, Handiyana salah satu kendala yang paling berat adalah penimbunan lahan gambut.
Baca Juga: Akun Diduga Anonim Unggah Konten Provokatif, Ketua PFKPM Singkawang Tegas Pinta Pelaku Ditangkap
"Banyak kendalanya, yang paling berat itu karena di situ lahannya gambut," ucap Handiyana.
Belakangan diketahui, kedalaman lahan gambut tersebut ternyata sekitar 6 meter sehingga harus dalam proses penimbunan harus menggunakan cerucuk.
Untuk diketahui, jalan utama Bandara Singkawang ini memiliki panjang sekitar 10 kilometer dari pintu masuk kawasan Pasir Panjang dan memiliki lebar sekitar 7 meter.
Baca Juga: 70 Pembalap Ikuti Grasstrack di Sirkuit Dataran Merdeka
BPJN Wilayah Kalbar berusaha agar penimbunan bakalan rampung pada bulan Mei 2024 mendatang.
Nantinya bakal dilakukan pengerjaan tahap kedua yakni pengaspalan dan diperkirakan rampung pada Desember 2024 mendatang.