"Dimana kemampuan berbahasa Inggris menjadi aset penting," ungkapnya.
Implementasi kebijakan bahasa Inggris wajib di sekolah juga diharapkan dapat memperluas akses siswa terhadap pembelajaran yang berkualitas.
"Sehingga memungkinkan mereka untuk bersaing secara global di era merdeka belajar," jelasnya.
Baca Juga: Komitmen Dukung PPDB yang Objektif, Akuntabel dan Transparan, Begini Pesan Kadisdikbud Singkawang
Dengan adanya kerjasama antara Kemendikbudristek dan pemerintah daerah, diharapkan proses transisi ini dapat berjalan lancer.
Regulasi yang diterbitkan tersebut, menurutnya Singkawang harus lebih dulu mempersiapkan guru-guru Bahasa Inggris yang ada untuk ditingkatkan kompetensinya.
"Peningkatan kompetensi ini, diharapkan akan dapat didesiminasikan kepada guru-guru kelas lainnya agar familiar dengan pembelajaran Bahasa Inggris," katanya. (*)