YOKALBAR - Sejumlah warga Singkawang menyesalkan, tentang mulai bermunculannya narasi negatif kental dengan penggiringan opini negatif black campaign terhadap figur- figur yang akan maju pada Pemilihan Walikota Singkawang.
Hampir seluruh figur yang maju mulai diterpa isu menyesatkan.
Isu negatif ini dimunculkan pihak-pihak tidak bertanggungjawab baik melalui media sosial hingga media website yang diragukan kredibilitasnya.
Hal ini tentu akan berdampak terhadap iklim demokrasi di Kota Singkawang serta akan menghangatkan tensi di tataran pendukung figur dan warga masyarakat.
Baca Juga: GMNI Singkawang Gelar Diskusi Publik, Johriansyah: Aktif Suarakan Pemilu Damai
'Peluru' yang biasa dimainkan adalah isu-isu lama misalnya terkait dengan tema korupsi, SARA, hingga yang paling basi adalah komunisme.
"Mulai muncul penggorengan isu yang tidak sehat, dan biasanya disebar melalui website dan medsos yang diragukan kredibilitasnya dan sangat nampak merupakan hanya taktik penggorengan opini publik," Kata Jarwo warga Singkawang 8 Juni 2024.
Jarwo berharap warga tidak terjebak dengan permainan isu yang selalu dimunculkan sebelum Pilkada.
Dia yakin warga Singkawang sudah pintar dan menganggap angin lalu isu yang menyesatkan tersebut.
"Biasalah sebelum Pilkada kemungkinan selalu ada kelompok tertentu yang tidak ingin kita rukun, semoga mereka diberi hidayah dan tidak selalu cari makan dengan cara-cara busuk tersebut," pungkas Jaydan warga lainnya. (*)