YOKALBAR — Rombongan Mahasiswa Magister Hukum dan Guangxi Minzu University Law School China dan Fakultas Hukum Universitas Tanjungpura Pontianak datang berkunjung ke Kota Singkawang, pada Rabu sore 16 Oktober 2024.
Kedatangan rombongan ini disambut hangat oleh Asisten Pemerintahan dan Kesra, Yulianus Anus, bersama Staf Ahli Bidang Hukum Politik dan Pemerintahan, P. Yudha Sasmita.
"Sangat disambut dengan baik, apalagi dengan temanya adalah tentang toleransi," terang Yulianus Anus, saat diwawancari awak media usai melakukan diskusi.
Sementara itu, Kaprodi Sarjana Fakultas Hukum Untan Pontianak, Evi Purwanti mengatakan tujuan kunjungan ini untuk melihat perbedaan yang ada Kota Singkawang dengan Negara asalnya di Kota Guangxi, Tiongkok.
Baca Juga: Apresiasi Untuk Calvin Verdonk Di Babak Pertama
Lalu, Evi menjelaskan dari pihak Fakultas Hukum Untan Pontianak memberikan pengalaman kepada mahasiswa tersebut untuk mengeksplorasi ragam wisata dan budaya yang ada di Kota Singkawang selama dua hari kedepan.
"Jadi karna memang, pengenalan terhadap Kota Singkawang ini sebagai Kota Wisata dan juga Kota Turis," katanya.
Selain itu, diakuinya kunjungan ini juga mengajak rombongan mahasiswa tersebut untuk berwisata serta memperkenalkan Kota Singkawang secara hukum dan budaya.
"Titik pusat dari Singkawang ini sebagai salah satu Kota pusat budaya, dan juga kultur etnis yang ingin kami kenalkan," pungkasnya.
Baca Juga: Media Asing Time Ulas Kisah Persahabatan Prabowo dan Jokowi
Salah satu Mahasiswa Guangxi Minzu Universitas Law School China, Antoni Lau mengatakan pertama kali datang ke Kota Singkawang, terkesan melihat Rumah Ibadah yang sangat banyak.
"Kesan saya saat tiba di Kota Singkawang ini takjub melihat Rumah Ibadah seperti Pura, Masjid, dan Kelenteng yang sangat banyak," katanya saat diwawancarai awak media, di Ruang Rapat Walikota Singkawang usai kegiatan diskusi pada Rabu, 16 Oktober 2024.
Saat tiba di Kota Singkawang dan melihat berbagai Rumah Ibadah, ia merasakan banyak perbedaan yang ada di Kota Singkawang dengan Negara asalnya.
Tak hanya itu, ia juga mengaku kuliner di Kota Singkawang ini beberapa hampir mirip dengan makanan khas dari China. Namun, untuk jenis makanan Che Hun Tiau, ketika ia mencicipinya menurutnya terasa manis.