YOKALBAR PONTIANAK - Penjabat Gubernur Kalimantan Barat, dr. Harisson, M.Kes didampingi Penjabat Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Kalimantan Barat, Ny. Windy Prihastari Harisson, S.STP, M.Si, membuka sekaligus melepas peserta 5K GIGI FUN RUN dengan tema "Bergerak Bersinergi untuk Senyum Indonesia Berseri" yang diselenggarakan oleh Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) Wilayah Kalimantan Barat bertempat di Halaman Taman Budaya Kalbar. Minggu (2/2/2025).
Pada kesempatan tersebut Pj. Gubernur Harisson mengapresiasi tSeluruh Anggota Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) dan mendukung penuh rangkaian kegiatan tersebut.
Dengan terselenggaranya kegiatan tersebut, Harisson berharap kegiatan ini dapat menjadi ajang untuk menjaga kebugaran serta menjaga kesehatan gigi dan mulut sebagai bagian dari kesehatan secara menyeluruh.
Hal ini menurutnya, karena kesehatan gigi yang baik adalah cerminan pola hidup sehat yang tentunya mendukung kualitas hidup yang lebih baik.
Baca Juga: Arief Rinaldi Bawa Tim Medis Ke Lokasi Banjir Mempawah
Baca Juga: SMA N 1 Mempawah Lalai Isi Data SNBP, Rita Hastarita Berikan Teguran
Namun secara global terutama di negara-negara berkembang masih banyak ditemukan prevalensi penyakit mulut yang tinggi, hal itu dapat disebabkan oleh terbatasnya akses ke layanan kesehatan mulut, distribusi tenaga kerja gigi yang tidak merata serta kurangnya asuransi kesehatan yang mencakup kesehatan gigi dan mulut juga kurangnya pengetahuan akan kesehatan gigi dan mulut di masyarakat.
"Berdasarkan Data SKI Kemenkes Tahun 2023, dari 829.573 orang yang mengalami masalah kesehatan gigi dan mulut di Indonesia, sebanyak 43,5 % diantaranya mengalami Gigi rusak, berlubang atau sakit, sementara itu 7,3 % lainnya mengalami masalah pada gusi, seperti, bengkak, bisul atau abses, angka tersebut menunjukkan betapa pentingnya upaya kita untuk meningkatkan kesadaran tentang perawatan gigi dan mulut yang baik serta mendorong masyarakat untuk lebih memperhatikan kesehatan gigi mereka sejak dini", jelas Harisson.
Dengan mengangkat tema "Bergerak Bersinergi untuk Senyum Indonesia Berseri", dirinya menilai hal ini sekaligus dapat memperkuat komitmen untuk bergerak bersama, bersinergi, dan berusaha mengurangi prevalensi penyakit gigi dan mulut di masyarakat, karena dengan pengetahuan yang tepat, akses yang lebih baik dan dukungan dari semua pihak.
“Saya yakin kita dapat menciptakan masyarakat yang lebih sehat dan Indonesia yang lebih ceria dengan senyum yang berseri”, ungkapnya.
Sebagai Organisasi profesi yang memiliki peran penting dalam meningkatkan kesehatan gigi dan mulut di daerah ini, dirinya berharap agar PDGI dapat terus berinovasi dalam upaya penyuluhan dan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut.
Tak hanya itu, dirinya percaya dengan Semangat dan dedikasi yang dimiliki oleh seluruh anggota PDGI, dapat memperluas jangkauan kesehatan gigi kepada lebih banyak masyarakat, terutama di daerah - daerah yang akses layanan terhadap kesehatan masih terbatas.
"Saya juga berharap PDGI dapat terus bekerjasama dengan pemerintah daerah, instansi terkait, serta lembaga lainnya di dalam meningkatkan kualitas kesehatan gigi, serta mendorong lahirnya generasi yang sadar akan pentingnya perawatan gigi dan mulut sejak usia dini" Ujar Mantan Kadis Kesehatan Provinsi Kalbar.
Lebih lanjut Harisson menjelaskan bahwa Kalbar memiliki 249 puskesmas dan saat ini masih kekurangan 121 dokter gigi.