PONTIANAK- Ketua Satgas Informasi Bencana BPBD Provinsi Kalimantan Barat, Daniel mengatakan sebanyak 559 desa kelurahan, berpotensi banjir di Kalbar.
Antisipasi dan penanggulangan bencana terus dilakukan Pemprov Kalbar melalui BPBD Kalbar bersama stakeholder terkait dan sinergi bersama TNI/Polri.
Daniel mengatakan BPBD harus terus siap siaga menghadapi potensi bencana yang mungkin saja terjadi di Kalbar.
“Tentu dalam kondisi ini BPBD tidak sendiri, tapi bahu-membagu dengan pihak terkait baik Pemerintah, Swasta , TNI Polri hingga masyarakat,”ujarnya.
Baca Juga: Cegah Karhutla, BPBD Kalbar Pastikan Tim Gabungan Tak Berdiam Diri
Baca Juga: Imbauan Prabowo ke 961 Pimpinan Daerah: Saudara Harus Berjuang Perbaiki Hidup Rakyat!
Daniel juga mendorong apabila daerah terdampak bencana , untuk segera menetapkan status siaga. Seperti hal nya saat terjadi banjir dan tanah longsor.
“Status siaga ini untuk mendorong seluruh kabupaten yang didalamnya ada BPBD untuk siaga personil, peralatan hingga logistik. Terutama di 559 desa kelurahan, yang berpotensi banjir di Kalbar,”unarnya.
Salah satu bentuk pencegahan di daerah potensi banjir , dikatakan Daniel biasa tetap dilakukan patroli air, untuk melihat permukaan air apakah akan terjadi banjir atau lainnya.