kalbar

Disdikbud Singkawang Mulai Sosialisasikan SPMB 2025-2026

Kamis, 27 Maret 2025 | 14:41 WIB
Caption: Suasana sosialisasi di kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Singkawang. (istimewa)

YOKALBAR, SINGKAWANG - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Singkawang sosialisasikan Sistem Penerimaan Murid Baru tahun 2025-2026 yang berbasis layanan pendidikan bermutu.

Sosialisasi ini digelar di kantor Dinas Pendidikan Kota Singkawang pada Kamis (27/3) kepada Camat, Lurah hingga lembaga pendidikan seperti PGRI, IGI, perwakilan sekolah dan tokoh-tokoh pendidikan.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Singkawang, Asmadi menyebutkan, sosialisasi ini penting agar anak-anak usia sekolah mendapat kesempatan seluas-luasnya untuk mengikuti layanan pendidikan.

Baca Juga: Gelar Gerakan Pangan Murah, TP-PKK Kalbar dan Dinas Ketahanan Pangan Bersinergi Stabilkan Harga Jelang Idulfitri

"Apalagi Pemerintah sudah melaksanakan program wajib belajar 13 tahun," terang Asmadi.

Khusus di Kota Singkawang, lanjutnya, dalam rangka peningkatan rata-rata lama sekolah ini perlu mendapat dukungan dari seluruh pihak, termasuk Lurah, Camat, Paguyuban, Komite dan orang tua.

"Untuk memaksimalkan agar jangan sampai anak-anak usia sekolah di Kota Singkawang ini tidak sekolah," jelasnya.

Dirinya berharap, di bawah kepemimpinan Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie dan Wakilnya Muhammadin, masyarakat bisa memanfaatkan layanan pendidikan secara maksimal, terlebih bagi warga yang kurang mampu.

Baca Juga: Layanan Paspor Bakal Tutup Sementara Saat Idul Fitri, Saffar Muhammad Godam Sampaikan Imbau Penting Ini

"Pemerintah akan intervensi beberapa program dalam rangka percepatan penuntasan wajib belajar dan meningkatkan rata-rata lama sekolah di Kota Singkawang. Walau IPM Kota Singkawang nomor 2 se-Kalimantan Barat namun rata-rata lama sekolah kita masih jauh dari Kota Pontianak," pungkasnya.

Di Kota Singkawang sendiri setidaknya ada 195 KK keluarga dengan kondisi miskin ekstrim yang akan diintervensi oleh Pemerintah.

Sementara terhadap anak-anak di Kota Singkawang yang tidak mendapatkan PIP, disebutkan akan diberikan namun secara bertahap sesuai dengan kemampuan keuangan daerah.

Baca Juga: Gubernur Kalbar Ria Norsan Sebut Pendopo Sebagai Istana Rakyat, Warga Diberi Akses

Langkah ini sebagai bantuan dari Pemerintah agar seluruh anak-anak usia sekolah di Kota Singkawang mendapatkan layanan pendidikan yang maksimal.

Tags

Terkini