Tanam padi tersebut dilaksanakan di lahan Milik Poktan Hidup Baru Jalan Raya Singkawang-Bengkayang, Kelurahan Pajintan, Singkawang Timur.
Gubernur Kalbar, Ria Norsan didampingi Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie dan Wakil Wali Kota, Muhammadin bersama 206 Kepala Daerah lainnya, terhubung secara daring dari lokasi masing-masing dengan pusat kegiatan di Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan yang dihadiri Presiden RI, Prabowo Subianto.
Baca Juga: Ria Norsan Minta Singkawang Terus Tingkatkan IPM
Baca Juga: Gawai Dayak Naik Dango Kota Singkawang Akan Digelar 28–31 Mei 2025
Gubernur Ria Norsan menekankan pentingnya pertanian bagi ketahanan pangan menuju masyarakat sejahtera.
Ia menyebutkan swasembada pangan, energi, air, ekonomi kreatif, ekonomi hijau dan ekonomi biru, semuanya akan menciptakan sistem pertahanan keamanan negara dan kemandirian bangsa.
“Sistem pertahanan keamanan negara dan kemandirian bangsa akan terwujud lewat swasembada pangan, energi, air, ekonomi kreatif, ekonomi hijau dan ekonomi biru,” jelas Ria Norsan.
Tanam serentak di seluruh Kalbar, diharapnya mampu tingkatkan Indeks Pertanaman. Juga mengoptimalkan fungsi lahan tidur di tiap desa atau kelurahan.
“Dalam memanfaatkan lahan tidur atau tidak terpakai di tiap desa di Kalbar, harus diupayakan langkah pendampingan pada masyarakat untuk pemanfaatannya,” katanya.
Dirinya memotivasi para petani lebih giat sebagai ujung tombak mewujudkan ketahanan pangan. “Sungguh dedikasi dan kerja keras para petani inilah yang akan mewujudkan ketahanan panga di negeri kita,” ungkapnya.
Kemandirian pangan itulah yang diyakini membawa Indonesia tidak bergantung lagi pada negara lain dalam urusan pemenuhan kebutuhan pangannya.
“Kita harus mandiri dalam pangan, jangan sampai impor lagi, kalau perlu kita yang ekspor,” serunya.