YOKALBAR SINGKAWANG - Isak tangis haru mengiringi penutupan pendidikan karakter dan disiplin yang diikuti sekitar 50 remaja di Rindam XII Tanjungpura Singkawang. Jumat (4/7/2025).
Mereka sedih lantaran harus berpisah dengan teman maupun pelatih yang mendidik mereka selama kurang lebih dua pekan.
Para remaja ini ada yang mengikuti pendidikan atas dasar inisiatif pribadi, namun mayoritasnya adalah remaja yang terjaring aparat lantaran perbuatan kenakalan yang dilakukan. Misalnya Balap liar, penggunaan knalpot brong, bahkan adapula yang tawuran.
Walikota Singkawang berharap para remaja ini akan menjadi duta bagi lingkungan pergaulannya.
"Saya harap mereka menjadi duta, kalau masih ada teman-teman mereka yang balapan atau tawuran, semoga mereka bisa mensosialisasikan agar perilaku negatif seperti itu dihentikan," kata Tjhai Chui Mie.
Tjhai Chui Mie juga mengaku sangat berterimakasih kepada Pangdam XII Tanjungpura yang bahkan menyempatkan diri sehari sebelumnya untuk datang langsung memberikan motivasi kepada para remaja ini.
"Saya sangat berterimakasih kepada Pangdam yang mendukung kegiatan ini, juga kepada Danrindam serta seluruh pihak yang menginginkan remaja kita ini bisa menjadi lebih baik," katanya.
Mansur, salah satu orang tua, mengaku sangat mendukung langkah yang diambil Pemkot Singkawang.
Karena dirinya melihat anaknya gembira saat mengikuti pendidikan, dan mendapatkan bekal pendidikan karakter yang baik.
"Saya sangat mendukung, sebagai orang tua tentu saya menginginkan anak saya menjadi anak yang baik, saya lihat anak saya juga gembira mengikuti pendidikan disini," katanya.
Peserta pendidikan, Aldi mengatakan dirinya selama mengikuti pendidikan bisa sholat lima waktu dan makan enak.
"Makan enak bang, lauk ayam. setiap hari juga dapat pendidikan misalnya tentang Pancasila, hidup baik jangan jadi orang jahat," kata Aldi yang menjadi peserta akibat terjaring balapan liar.
Dirinya juga mengaku berterimakasih kepada para pelatih yang memberikannya ajaran kedisiplinan selama di Rindam.
"Saya ikut karena ramai-ramai bersama kawan dijaring balapan liar, pelatih disini juga sangat baik-baik, saya terharu karena penutupan," katanya.