kalbar

Gubernur Norsan Harap Pemuda Katolik Jadi Mitra Strategis Bangun Kalbar

Minggu, 31 Agustus 2025 | 10:40 WIB
Gubernur Kalbar Ria Norsan (yokalbar)

 

YoKalbar PONTIANAK– Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, menyatakan dukungan penuh terhadap dilantiknya Pengurus Pemuda Katolik Komisariat Daerah (Komda) Kalbar periode 2025. Acara pelantikan dan rapat kerja tersebut digelar di Pendopo Gubernur Kalbar, Sabtu (9/8/2025), dan menjadi momentum penguatan sinergi antara pemerintah daerah dan organisasi kepemudaan.

Norsan menegaskan bahwa pelantikan ini bukan sekadar seremonial, melainkan awal dari komitmen kolaboratif dalam membangun Kalbar yang lebih maju.

“Kami sangat mendukung dilantiknya pengurus Pemuda Katolik Kalimantan Barat. Ini bukan hanya soal berorganisasi dengan baik, tetapi juga tentang bersinergi membangun Kalimantan Barat yang kita cintai agar lebih maju ke depannya,” katanya.

Baca Juga: 3 Warga Malaysia Selundupkan 77 Kg Sabu dan Ribuan Pil Ekstasi ke Indonesia, Ditangkap di Kapuas Hulu

Baca Juga: Ratusan Mahasiswa Kepung Kantor DPRD Kalbar

Ia mengapresiasi keterbukaan Pemuda Katolik dalam menyampaikan aspirasi dan masukan secara langsung. Menurutnya, kehadiran pelantikan di Pendopo Gubernur menjadi simbol bahwa Pemuda Katolik adalah bagian dari keluarga besar pembangunan Kalbar.

“Biasanya organisasi kepemudaan harus melalui jalur panjang untuk menyampaikan aspirasi. Hari ini, Pemuda Katolik punya pintu langsung. Jika ada program provinsi yang belum maksimal, Ketua Komda bisa langsung berkomunikasi dengan saya,” tambahnya.

Tak lupa, Norsan mengutip pesan Paus Fransiskus agar anak muda tidak takut bermimpi besar dan memanfaatkan talenta yang dianugerahkan Tuhan. Ia juga mengingatkan pesan Abu Bakar Ash-Shiddiq bahwa seorang pemuda dinilai dari karya nyata, bukan dari pangkat atau kedudukan orang tuanya.

“Pemuda Katolik harus berani bekerja untuk bangsa dan negara. Mari bersinergi dengan pemerintah daerah di berbagai bidang,” tegasnya.

Norsan memprioritaskan peningkatan kualitas SDM, mengingat IPM Kalbar berada di peringkat ke-30 dari 38 provinsi di Indonesia dengan skor 71,19. Selain itu, ia menekankan pentingnya pelestarian budaya lokal, penguatan ekonomi kreatif, serta peran aktif dalam menjaga lingkungan.

Gubernur juga mengajak Pemuda Katolik untuk menjaga persatuan lintas suku, seperti Dayak, Melayu, dan Tionghoa, demi memperkuat pembangunan daerah. “Bersatu kita teguh, beragam kita kaya. Jangan cari perbedaan, tapi carilah kesamaan sebagai perekat persatuan,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Pemuda Katolik Komda Kalbar, Hubertus Vinsensius Wake, menyampaikan terima kasih atas dukungan Pemprov Kalbar. Ia menegaskan kesiapan organisasinya untuk menjadi mitra strategis pemerintah dalam mengawal program pembangunan hingga ke tingkat kabupaten/kota.

“Kami siap menurunkan program-program pusat seperti advokasi, pemberdayaan perempuan, pelatihan tanggap bencana, dan lainnya,” katanya.

Halaman:

Terkini