Meskipun kedua proyek ini masih dalam tahap awal, deviasi progresnya tetap menunjukkan capaian positif. Pada ruas Sayan–Kota Baru, realisasi fisik mencapai lebih dari tiga kali lipat dari rencana awal, sementara di ruas Kota Baru–Nanga Sokan, progresnya sudah sedikit melampaui target meski baru dua minggu berjalan.
“Secara umum, ini merupakan sinyal yang baik bahwa pelaksanaan pembangunan tahun ini dimulai dengan momentum yang kuat. Kami akan terus mengawal progresnya agar tetap berada dalam jalur yang tepat, tanpa mengabaikan kualitas pekerjaan,” ujar Iskandar.
Ia juga menekankan bahwa Dinas PUPR Kalbar akan terus melakukan evaluasi dan pengawasan ketat untuk memastikan bahwa seluruh pekerjaan di lapangan sesuai spesifikasi teknis dan standar mutu.
Pemerintah Provinsi Kalbar optimis, dengan dukungan semua pihak, seluruh proyek strategis dapat diselesaikan tepat waktu dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat di seluruh penjuru Kalbar.