kalbar

Gubernur Ria Norsan Tegaskan Dukungan Pemprov Kalbar untuk Pemerataan Dokter Spesialis

Minggu, 31 Agustus 2025 | 20:21 WIB
Gubernur Kalbar Ria Norsan (yokalbar)

YoKalbar Pontianak– Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, menegaskan komitmen Pemprov Kalbar dalam mendukung program pemerintah pusat terkait percepatan pemerataan tenaga medis spesialis di Indonesia. Hal ini ia sampaikan saat menghadiri The 2nd International Conference on Advancing Post Graduate Medical Education (PGME) 2025 di Hotel Raffles Jakarta, Rabu (27/8/2025).

Menurut Norsan, kehadirannya di forum internasional pendidikan kedokteran pascasarjana tersebut merupakan wujud nyata peran kepala daerah dalam memperkuat layanan kesehatan di Kalbar. Ia menekankan pentingnya ketersediaan sumber daya manusia kesehatan (SDMK) yang kompeten serta pemanfaatan optimal alat kesehatan yang telah diberikan Kementerian Kesehatan.

Baca Juga: Aksi Tolak Tunjangan DPR RI di Pontianak Ricuh, Sejumlah Mahasiswa dan Polisi Luka-luka

Baca Juga: Kapolri dan Panglima TNI Siapkan Langkah Tegas Atasi Aksi Anarkis, Pastikan Pemulihan Keamanan Nasional

“Pemerintah daerah siap memastikan tenaga medis yang berkompeten agar fasilitas dan alat kesehatan yang disediakan bisa benar-benar dimanfaatkan secara maksimal untuk pelayanan masyarakat,” ujar Norsan.

Norsan juga menyebut bahwa rumah sakit daerah di Kalbar berkomitmen menjadi hospital base dalam mendukung program kesehatan strategis nasional, termasuk KJSU-KIA. Hal ini menurutnya menjadi bukti keseriusan pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan masyarakat Kalbar.

Dalam acara yang sama, turut dilaksanakan penyerahan sertifikat akreditasi institusi penyelenggara pendidikan dari ACGME International kepada rumah sakit pendidikan penyelenggara utama, serta penandatanganan kesepakatan bersama antara pemerintah pusat dan daerah untuk pemerataan layanan kesehatan.

“Kami mendukung penuh sinergi pemerintah pusat dan daerah dalam pemerataan tenaga medis spesialis. Harapannya, kesenjangan pelayanan kesehatan bisa segera teratasi sehingga masyarakat Kalbar mendapatkan akses layanan yang lebih merata dan berkualitas,” ungkapnya.

Dengan langkah ini, Norsan berharap masyarakat Kalimantan Barat, khususnya yang berada jauh dari pusat layanan kesehatan, tidak lagi kesulitan dalam mengakses fasilitas medis, termasuk layanan operasi jantung yang kini sedang diperluas ke berbagai provinsi di Indonesia.

Tags

Terkini