kalbar

Norsan Minta Kepala Daerah di Kalbar Jaga Kondusifitas dan Layanan Publik

Selasa, 30 September 2025 | 16:45 WIB
Gubernur Kalbar Ria Norsan Harap Wakaf Jadi Pilar Kesejahteraan Umat di Kalbar (yokalbar )

YoKalbar Pontianak - Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan menegaskan bahwa kondisi di seluruh wilayah Kalbar masih aman dan kondusif meski sejumlah daerah di Indonesia tengah diramaikan gelombang demonstrasi.

Hal itu ia sampaikan dalam Rapat Koordinasi bersama Bupati/Wali Kota se-Kalimantan Barat dan Kepala OPD Pemprov Kalbar yang digelar secara virtual dari Balai Petitih Kantor Gubernur, Selasa (2/9/2025).

Menurut Norsan, aksi penyampaian aspirasi mahasiswa di Kalbar berjalan tertib dan damai, termasuk di daerah yang semula diperkirakan tidak ada aksi.

Baca Juga: Polisi Sita Aset Rp 1 Miliar Lebih Dari ASN Tersangka Gratifikasi di Pontianak

Baca Juga: Subsidi Pupuk Disalurkan Langsung ke Petani, 27.000 Distributor Tak Lagi Jadi Perantara

“Saya pikir Kayong tidak ada demo, ternyata ada juga. Tapi berjalan kondusif,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Gubernur juga menyoroti dua isu utama, yakni perbaikan infrastruktur jalan dan penanganan pertambangan tanpa izin (PETI). Tahun ini Pemprov Kalbar mengalokasikan Rp475 miliar untuk perbaikan jalan provinsi di 13 kawasan kota, meski ia mengakui keterbatasan anggaran karena lebih dari 60 persen jalan kabupaten masih rusak.

Sementara untuk PETI, Norsan menyebut solusi yang tengah didorong adalah pembentukan Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR). Saat ini, baru Kabupaten Ketapang dan Kapuas Hulu yang memiliki WPR.

“Kita hanya memberikan rekomendasi, keputusan tetap ada di pusat melalui Kementerian ESDM,” jelasnya.

Norsan juga mengingatkan pentingnya menjaga ketertiban di tengah maraknya informasi palsu di media sosial. Ia mencontohkan beredarnya kabar bohong mengenai gedung DPR RI yang disebut terbakar.

“Kalbar adalah rumah besar yang harus kita jaga bersama. Jangan sampai ada pihak tidak bertanggung jawab memecah belah persatuan,” tegasnya.

Norsan juga mengajak seluruh kepala daerah di Kalbar memperkuat kolaborasi, menjaga persaudaraan, serta memastikan pelayanan publik tetap optimal.

“Jangan sampai kita terbawa arus situasi nasional hingga abai terhadap tugas utama kita,” tutupnya.

Tags

Terkini