kalbar

Museum Kalimantan Barat Jadi Ruang Pembelajaran Budaya yang Inklusif dan Berkelanjutan

Kamis, 25 Desember 2025 | 00:25 WIB
Koleksi di UPT Museum Kalbar

YOKALBAR PONTIANAK - Museum Kalimantan Barat terus memperkuat perannya sebagai institusi pelestarian budaya, pusat edukasi sejarah, serta ruang publik yang inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat. Kepala UPT Museum Kalimantan Barat, Ryan Almutahar, menegaskan bahwa museum harus dikelola secara profesional, edukatif, dan berkelanjutan guna menjawab tantangan pelestarian budaya di tengah dinamika sosial masyarakat.

Penguatan fungsi edukasi, kolaborasi lintas sektor, serta transformasi layanan berbasis teknologi menjadi bagian penting dari strategi pengembangan Museum Kalimantan Barat.

Melalui berbagai program, museum diharapkan mampu menjadi pusat pembelajaran sejarah yang relevan bagi generasi masa kini dan mendatang.

Museum Kalimantan Barat terus memperkuat perannya sebagai institusi pelestarian budaya, pusat edukasi sejarah, serta ruang publik yang inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat. Kepala UPT Museum Kalimantan Barat, Ryan Almutahar, menegaskan bahwa museum harus dikelola secara profesional, edukatif, dan berkelanjutan guna menjawab tantangan pelestarian budaya di tengah dinamika sosial masyarakat.

Penguatan fungsi edukasi, kolaborasi lintas sektor, serta transformasi layanan berbasis teknologi menjadi bagian penting dari strategi pengembangan Museum Kalimantan Barat. Melalui berbagai program, museum diharapkan mampu menjadi pusat pembelajaran sejarah yang relevan bagi generasi masa kini dan mendatang.

Museum Kalimantan Barat terus memperkuat perannya sebagai institusi pelestarian budaya, pusat edukasi sejarah, serta ruang publik yang inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat. Kepala UPT Museum Kalimantan Barat, Ryan Almutahar, menegaskan bahwa museum harus dikelola secara profesional, edukatif, dan berkelanjutan guna menjawab tantangan pelestarian budaya di tengah dinamika sosial masyarakat. Penguatan fungsi edukasi, kolaborasi lintas sektor, serta transformasi layanan berbasis teknologi menjadi bagian penting dari strategi pengembangan Museum Kalimantan Barat.

Melalui berbagai program, museum diharapkan mampu menjadi pusat pembelajaran sejarah yang relevan bagi generasi masa kini dan mendatang. Museum Kalimantan Barat terus memperkuat perannya sebagai institusi pelestarian budaya, pusat edukasi sejarah, serta ruang publik yang inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat. Kepala UPT Museum Kalimantan Barat, Ryan Almutahar, menegaskan bahwa museum harus dikelola secara profesional, edukatif, dan berkelanjutan guna menjawab tantangan pelestarian budaya di tengah dinamika sosial masyarakat. Penguatan fungsi edukasi, kolaborasi lintas sektor, serta transformasi layanan berbasis teknologi menjadi bagian penting dari strategi pengembangan Museum Kalimantan Barat. Melalui berbagai program, museum diharapkan mampu menjadi

Terkini